Tim Reskrim Polsek Nongsa Berhasil Bekuk Predator Seks dan Curas di Kampung Aceh Batam

114
Polsek Nongsa Pelaku Pencabulan, Perkosaan dan Curas
Polsek Nongsa

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Reskrim Polsek Nongsa akhirnya meringkus pelaku pemerkosaan, Curas serta Pencabulan anak dibawah umur dalam pres release bertempat di Mapolsek Nongsa, Senin (13/9/2021) siang.

Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK didampingi Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Iptu Sofyan Rida dalam gelar Konferensi Persnya menyampaikan, pelaku yang berhasil di amankan tersebut, inisial L (39 Tahun).

“Pelaku melakukan perbuatan pencurian dengan kekerasan, pemerkosaan, dan pencabulan di 3 TKP yakni perkara pemerkosaan di Kampung Melayu, perkara pencabulan dibawah umur disertai Curas bertempat di Family Dream, Perkara Curat di Family Dream,”ucap Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK.

Diketahui, lanjutnya kronologis kasus pemerkosaan berawal pada Minggu (25/07/2021) sekira pukul 02.00 Wib bertempat di Kampung melayu Kecamatan Nongsa, saat korban bangun dari tidur dan melihat sosok seorang laki-laki bertubuh tinggi besar berada di samping kanan korban, kemudian korban duduk dan pelaku berkata “diam” sambil memegang sebilah pisau dan menyuruh korban membuka pakaian lalu korban melepaskan bajunya dan dibantu oleh pelaku setelah itu anak korban menangis

“Korban berkata kepada pelaku “Pak anak saya mau susu” dan pelaku langsung menggiring korban ke dapur untuk membikin susu sambil mengacungkan pisau di leher korban dan pelaku mengarahkan Korban untuk masuk ke kamar melakukan pemerkosaan terhadap korban setelah itu pelaku keluar dan kembali lagi ke kamar korban dan menyerahkan uang sejumlah Rp 120.000 ke korban yang pelaku ambil dari dompet korban lalu pelaku keluar sambil berkata besok saya kemari lagi dan keluar lewat pintu depan,”ungkapnya.

Sedangkan untuk kronologis pencurian yang dilakukan pelaku, berawal pada Sabtu (04/09/2021) sekira pukul 05.00 wib bertempat di Family Dream pada saat anak korban bangun pagi tidak mendengar suara alarm yang biasa membangunkan anak korban tersebut. Kemudian anak korban menanyakan kepada ibunya “ma, coba miscal hp kaka kok gak bunyi” kemudian korban bersama suami dan anak korban mencari HP tersebut di tempat tidur anak korban tetapi tidak menemukan Hp tersebut.

“Kemudian suami korban menyuruh untuk melihat pintu samping rumah korban dan didapati pintu tersebut sudah terbuka sedikit. Adapun HP anak korban yang hilang tersebut Merk OPPO A54 Warna hitam, dan pada hari Senin (06/09/2021) sekira pukul 09.00 wib teman anak korban datang ke rumahnya dan memberitahukan bahwa HP anak korban ada memvideo call dan anaknya mengatakan bahwa HP miliknya belum ditemukan sampai sekarang karena telah hilang dicuri oleh orang,”terangnya.

Atas kejadian tersebut anak korban mengalami kerugian Rp.3.000.000 kemudian Korban membuat Laporan Polisi ke SPKT Polsek Nongsa guna proses Penyidikan Lebih lanjut.

Tersangka juga melakukan aksi pencabulan terhadap anak dan sekaligus pencurian 4 buah handphone di sebuah rumah daerah Batam Center.

“Atas kejadian tersebut Anak Korban mengalami trauma dan Korban mengalami kerugian 4 buah Handphone senilai Rp 7.500.000,- kemudian Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa guna pengusutan lebih lanjut,”paparnya.

Saat menerima laporan para korban pada hari Jumat (10/09/2021) sekira pukul 18.00 wib berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka berada di Ruli Kampung Aceh Kelurahan Muka Kuning Kecamatan Sei Beduk Kota Batam, selanjutnya anggota opsnal Unit Reskrim Polsek Nongsa dengan gerak cepat langsung mendatangi tempat Pelaku kemudian anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Nongsa melakukan penangkapan terhadap pelaku dan selanjutnya pelaku di bawa ke Polsek Nongsa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut , pada saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan.

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK mengatakan pada saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku L (39 Tahun), sedang dalam pengaruh Narkotika.

Atas Perbuatannya Pelaku di jerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 2 ayat 1 UU RI Darurat no.12 tahun 1951, Pasal 365 ayat 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016, Pasal 363ayat 1 ke 3e, 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman yang paling tinggi 15 tahun penjara,”ungkap Kapolsek Nongsa melalui (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel