Gerakan Literasi Nasional dan Manfaat Taman Baca Masyarakat Desa Wisata Hutan Mangrove Natuna

170
Gerakan Literasi Nasional dan Manfaat Taman Baca Masyarakat Desa Wisata Hutan Mangrove Natuna
Gerakan Literasi Nasional dan Manfaat Taman Baca Masyarakat Desa Wisata Hutan Mangrove Natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Perpustakaan potensial menjadi wahana pembelajaran bersama mengembangkan keterampilan masyarakat. Sebagai pusat literasi, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat pinjam dan baca buku, tapi juga memberdayakan potensi masyarakat. Hal itu mengemuka mendorong Rozain selalu Kepala Desa menghadirkan taman bacaan di desa Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna.

Itu juga mendorong Kemendikbudristek mengirimkan pengkaji dari Kantor Bahasa Provinsi Kepri untuk mengadakan penelitian yang berjudul Peran Komunitas Literasi dalam Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Natuna yang dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 15 September 2021.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Muhammad Faisal dirinya sangat berperan aktif dalam menggerakkan Literasi Nasional di Kabupaten Natuna. Dirinya memprioritaskan pendirian dan fasilitas kegiatan Forum Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Kabupaten Natuna.

“Belum lama ini kepada saya dalam diskusi kecil pengkaji literasi dari Kemendikbudristek mengatakan, Gerakan Literasi Nasional di Kabupaten Natuna. Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Natuna harus saling bergandeng tangan untuk berperan serta dalam memajukan literasi tersebut,” ujar Muhammad Faisal Sekretaris dinas pendidikan kepada Media ini, Rabu (15/09/2021).

“Kegiatan ini harus kita dukung dalam upaya mencerdaskan dan meningkatkan minat baca masyarakat,” sambung Dia.

BACA JUGA Peserta Lulus Seleksi Administrasi Calon Pemimpin Baznas Riau 43, Siap Bersaing

Hal senada juga dilakukan Kepala Desa Pulau Tiga, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Rozain. Beliau sangat peduli terhadap Gerakan Literasi Nasional yang ada di desanya dengan menganggarkan dana desa sekitar Rp 8 juta. Untuk penyediaan buku dan operasional taman bacaan masyarakat pada Tahun Anggaran (TA) 2021.

Sementara itu, Ketua SKB Kabupaten Natuna, Rika menyampaikan, ia akan berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat Natuna untuk melaksanakan kelas menulis bagi penggiat literasi di Kabupaten Natuna.

Ditempat lain, dalam kesempatan yang sama, Ahdiyani, Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sekaligus koordinator Taman Ilmu Desa Mekar Jaya, sangat berperan aktif dalam Gerakan Literasi Nasional.

Dirinya memberdayakan masyarakat Desa Mekar Jaya lewat Taman Bacaan Masyarakat sebagai Desa Wisata Hutan Mangrove serta memberdayakan hasil dari pohon mangrove sebagai Sirup dari buah mangrove, membuat salai dari buah mangrove, gantungan kunci serta Abon dari kepiting yang ada di hutan mangrove.

Hal ini sangat perlu mendapat perhatian khusus dari Pengurus Taman Bacaan Nasional serta Pemerintah Pusat dan Daerah untuk membantu pengembangan Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Kabupaten Natuna.

Menggelar banyak kegiatan seperti, Kemah Literasi di hutan Mangrove, magang literasi atau kegiatan-kegiatan lainnya yang menambah motivasi masyarakat kabupaten untuk berinovasi dan menjadi percontohan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. (Riky)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel