Sarasehan Energi, Pelantikan Pengurus Dewan Energi Mahasiwa Riau Periode 2021-2023

197
Mahasiswa Riau Sarasehan Energi Pelantikan
Sarasehan Energi, Pelantikan Pengurus Dewan Energi Mahasiwa Riau Periode 2021-2023

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Dalam rangka pelantikan pengurus Dewan Energi Mahasiwa Riau periode 2021/2023, maka DEM Riau mengadakan acara pelantikan sekaligus sarasehan energi. Sarasehan energi ini, dimaksudkan untuk menambah wawasan pengurus DEM Riau khusunya dan masyarakat pada umumnya.

Acara ini dihadiri oleh narasumber yang luar biasa yaitu Arie Gumilar dan Brigadir Jendral TNI M.Syech Ismed, S.E., M.Han yang diwakili oleh Kolonel inf. Junaidi M.Sos., M.Si. Acara juga diikuti oleh seluruh pengurus DEM Riau periode 2021/2023 secara online dan offline pada Sabtu (25/9/2021).

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci al-quran dan doa oleh salah seorang staf DEM Riau. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua pelaksana kegiatan yaitu Afiq Zema Oktaripandi selaku Sekretaris Jendral DEM Riau periode 2021/2023. Beliau menyampaikan terimakasih kepada panitia serta mengigatkan kembali pengurus DEM Riau tentang tujuan dari DEM Riau.

“Pelantikan ini merupakan tanda dimulainya perjuangan kita! Perjuangan mengawal isu energi, perjuangan mengawasi kebijakan pemerintah di bidang energi, serta mencari tau potensi energi yang ada di bumi melayu ini” tuturnya.

Menurutnya isu energi merupakan suatu hal yang elit untuk dibahas dan banyak orang di luar sana yang masih awam akan penggunaannya. Disini kita juga harus mengambil peran, yaitu mampu mengedukasi khalayak ramai khususnya masyarakat Riau.

Beliau berharap agar pengurus DEM Riau periode ini mampu menunjukkan loyalitasnya, agar bisa menggapai cita-cita bersama yaitu menuju Indonesia berkedaulatan Energi.

Kata sambutan sekaligus pembuakaan acara pelantikan serta sarasehan energi disampaikan oleh Presiden Dewan Energi Mahasiswa Riau, Iwa Muchti. Beliau meyampaikan ribuan terima kasih atas keberlangsungan acara yang sangat luar biasa tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa DEM Riau akan berjuang untuk ketahanan, kemandirian, serta kedaulatan energi provinsi Riau dan mengedukasi pemuda dan masyarakat agar lebih prihatin terhadap kondisi energi pada saat ini.

“Melalui kegiatan pelantikan DEM Riau, saya berharap kawan-kawan dapat lebih giat dalam melaksanakan edukasi serta pembelajaran terkait kondisi energi saat ini” tuturnya.

Beliau membuka acara pelantikan dan sarasehan energi dengan segala hormat. Kemudian dilanjutkan dengan sarasehan energi dengan tema ‘Arah Masa Depan Energi Provinsi Riau’. Acara sarasehan energi dipandu oleh Mohammad Farhan Nugraha selaku moderator yang merupakan staf DEM Riau.

Pembicara pertama adalah dari Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu, Arie Gumilar. Beliau mengawali dengan mengapresiasi DEM Riau dan mengucapkan selamat atas pengukuhan kepengurusan DEM Riau 2021/2023 dan kepada Iwa Muchti sebagai presiden DEM Riau terpilih periode 2021/2023. Pada kesempatan kali ini, beliau menjelaskan tentang arah energi bangsa Indonesia dengan mengangkat tema ‘Energi dan Pemuda’.

“Masa depan kita kedepan tergantung dari apa yang kita lakukan hari ini,” tuturnya.

Beliau mwnyampaikan bahwa 70% konflik dunia karena latar belakang perebutan energi. Dengan mengutip perkataan bung karno “Siapa yang menguasi energi dialah yang akan menguasai dunia” ucapnya.

Menurutnya energi adalah salah satu komoditas yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia dan tidak bisa dihilangkan. Kenaikan penduduk dunia setiap 6 tahun bertambah 1 milyar dan konsumsi energi akan naik 41%.

Dengan demikian pada tahun 2056, minyak bumi akan habis dan akan digantikan oleh energi baru terbarukan. Pada tahun 2004, Indonesia sudah menjadi net importir migas.

Namun, sampai hari ini 50% BBM masih impor dan masih disubsidi oleh pemerintah. Selain itu, sumber daya energi baru terbarukan sangat melimpah tapi pengembangannya masih sedikit.

“Apabila energi fosil habis, tetapi energi baru terbarukan tidak dikembangkan, apa yang akan terjadi? Hal ini haruslah menjadi renungan bagi kita semua” ujarnya.

Belia menyampaikan bahwa, mulai tahun 2020 cadangan fosil sudah mulai turun sedangkan konsumsinya semakin meningkat. Berdasarkan rencana umum energi nasional target pada tahun 2025 energi terbarukan mencapai 23%. Energi masih digunakan sebagai komoditas ekspor. Cadangan operasional BBM hanya cukup untuk 20-23 hari dan belum ada cadangan penyangga. Elastisitas energi final masih sangat boros yang berarti belum efisien.

Beliau menyampaikan dalam menghadapi kompetisi global kita harus memahami situasi, bersatu, bersama-sama mewujudkan. Maka tugas pemuda harus bisa membawa Indonesia sebagai bangsa pemenang. Sejarah telah membuktikan kalau pemuda mempunyai eksistensi dan tumpuan bagi masyarakat.

Pemuda harus mampu berfikir out of the box, peran pemuda harus mampu menjadi penyeimbang terhadap kebijakan pemerintah. Menciptakan dan menerapkan inovasi baru di sekitar energi.

Terakhir beliau berpesan bahwa membangun organisasi DEM hendaknya dengan tujuan untuk membangun kepedulian terhadap masa depan energi daerah, membangun desa-desa energi untuk rakyat, mengekoborasi potensi energi atau SDA di daerahnya.

Setelah penjelasan oleh pemateri pertama, maka dilakukan sesi diskusi dengan peserta yang ingin bertanya. Dan diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan dari DEM kepada bapak Arie Gumilar.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh pemateri kedua yaitu Kolonel inf. Junaidi M.Sos., M.Si. Beliau mengawali dengan pengenalan dan menceritakan pengalamannya sebagai motivasi bagi mahasiswa. Materi yang beliau angkat adalah ‘Memandang Ketahanan Energi dari Sisi Militer’ dari Riau untuk Indonesia. Pertama-tama beliau menerangkan tugas militer ditinjau dari ketahan energi. Kolonel juga menerangkan tentang OMP (Ops Militer perang) dan OMSP (Ops Militer selain perang).

Salah satu operasi militer selain perang yang berhubungan dengan ketahan energi adalah mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.

“Pastinya energi merupakan kebutuhan strategis manusia, baik itu energi yang bisa diperbaharui maupun yang tidak bisa diperbaharui” jelasnya.

Selain itu, tugas militer yang sangat berhubungan langsung dengan ketahan energi adalah memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan rakyat semesta.

BACA JUGA Hasil FGD PWI Kepri dan BEM Poltek Batam (3), Rida: DBH Migas Kepri Tidak Adil

Beliau juga menjelaskan pengertian teritorial dan binter. Contoh binter yang berhubungan dengan isu energi adalah kerjasama dengan SKK Migas dan juga Chevron untuk mengamankan segala kegiatan sehingga terhindar dari kerugian negara akibat pencurian.

Beliau mengatakan ada tiga komponen pertahanan yaitu komponen utama, komponen cadangan maupun komponen pendukung. Ketiga komponen tersebut terus dibina dalam rangka menigkatkan sumber daya nasional. Saat ini, Indonesia mengalami perang ekonomi yaitu perang pangan, air, dan energi disekitar khatulistiwa.

“Pastinya semua negara mengharapkan kekayaan seperti di Indonesia. Indonesia adalah negara yang sangat kaya” tuturnya.

Negara luar melihat energi Indonesia dan sangat mengidamkan untuk bekerjasama dengan Indonesia. Menurutnya, tidak munngkin kita bisa mengelola energi yang kaya ini tanpa memiliki skill, pengetahuan, dan teknologi yang bagus.

Oleh sebab itu, generasi muda harus berlomba-lomba meningkatkan kemampuan dan skill, sehingga siap mengelola sumber energi Indonesia di masa depan.

Jika tidak kompoten, maka generasi muda kedepannya hanya akan menjadi penonton di negeri sendiri. Pada akhir pemaparan, beliau berpesan agar mahasiswa terus belajar dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Kita harus mampu berhadapan dengan perang ekonomi, politik, dan sumber daya itu sendiri.

“Boleh anda unjuk rasa karena itu hak anda, tetapi utamakan kuliah anda dan isi diri dengan wawasan dan skill,” ujar Kolonel mengakhiri pemaparannya.

Setelah penjelasan yang disampai oleh pemateri, maka dilanjutkan sesi diskusi dengan peserta. Kemudian diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan dari DEM kepada Kolonel inf. Junaidi M.Sos., M.Si. (*)

Kiriman : Rama

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel