Sukses Canangkan Gerai Vaksinasi Presisi, Polres Karimun Raih Penghargaan di HUT Kabupaten Karimun

101
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menerima piagam penghargaan dari Bupati Karimun Aunur Rafiq, saat HUT Kabupaten Karimun ke 22. Partisipasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi Polres Karimun, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran pandemi COVID-19 di wilayah Kabupaten Karimun. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah daerah Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, memberikan penghargaan sekaligus apresiasi kepada Polres Karimun.

“Partisipasi dan kerjasama dalam rangka pelaksanaan Gerai Vaksinasi Presisi Polres Karimun, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran pandemi COVID-19 di wilayah Kabupaten Karimun,” terang Bupati Karimun Aunur Rafiq, disela sambutan pidatonya saat upacara peringatan HUT Kabupaten Karimun ke 22, yang dipusatkan pada halaman kantor Bupati, Selasa (12/10/2021).

Bupati menambahkan, untuk program vaksinasi sudah mencapai target, dimana didukung oleh penurunan jumlah angka pandemi COVID-19. Hal ini karena kerjasama dan kontribusi dari seluruh Stakeholder, tidak terkecuali Polres Karimun.

“Sehingga saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Karimun sendiri sudah kembali normal, yakni level 1,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano menyebut, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Karimun, dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara.

“Untuk memberikan kamtibmas yang kondusif, maupun upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19,” ujar Tony.

Tidak hanya itu saja, kata Kapolres dapat menyukseskan program vaksinasi melalui Gerai Vaksin Presisi Polres Karimun.

“Sebagai komitmen untuk terus mendukung penuh program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tandasnya.

Kapolres menambahkan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada level 1 ini, tentunya akan terjadi kelonggaran (aktivitas masyarakat).

“Oleh karena itu hendaknya kita tetap mematuhi protokol Kesehatan 5 M, dan tidak bereuforia,” paparnya.

Karena menurut Kapolres, apabila masyarakat bereuforia berlebihan, dan melonggarkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, maka akan memicu kembalinya lonjakan kasus positif COVID-19 dan juga klaster-klaster baru,” tandasnya.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel