Berikut Profil Pertamina Mandalika International Street Circuit Desa Kuta Lombok Tengah NTB

81
Foto Penuh Sirkuit Mandalika foto MotoGP dan WSBK

WARTAKEPRI.co.id – Sirkuit Internasional Mandalika (secara resmi bernama Pertamina Mandalika International Street Circuit) adalah sebuah sirkuit balap yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK Mandalika) di Desa Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,31 km dengan 17 tikungan. Sirkuit Mandalika ini rencananya akan menjadi tuan rumah ajang balap MotoGP musim 2022 dan juga Kejuaraan Dunia Superbike musim 2021.

Sirkuit ini pada awalnya direncanakan memiliki panjang 4,32 km dengan 19 tikungan, namun desain diperpendek menjadi 17 tikungan. Menurut Ricky Baheramsjah, CEO Mandalika Grand Prix Association, tikungan dikurangi karena faktor keamanan: “Terlalu banyak tikungan, bisa berisiko kecelakaan. Lalu diganti dengan trek lurus untuk menambah aksi overtaking.” Selain itu, desain sirkuit juga dinilai “lebih menguntungkan salah satu pabrikan”.

Saat peresmian, sirkuit ini memiliki panjang 4,31 km dengan 17 tikungan, dengan kapasitas 50.000 tempat duduk di grandstand dan total mencapai 195.000 sampai 200.000 orang. Mandalika menggunakan aspal berjenis Stone Mastic Asphalt (SMA) yang lebih kasar dan diharapkan akan memperkuat cengkeraman ban.

Adapun komentar para rider menilai sirkuit Mandalika positif secara keseluruhan. Carlos Checa, Juara Dunia WSBK musim 2011, menganggap bahwa Sirkuit ini cocok untuk duel Juara Dunia:

“Ini akan menjadi balapan yang hebat, pertarungan yang hebat untuk gelar dan itu di Indonesia, salah satu negara yang paling bersemangat soal WSBK dan balap motor. Ini adalah sirkuit dan negara yang bagus untuk perebutkan gelar.”

Sementara Toprak Razgatlıoğlu “tak sabar untuk datang ke Mandalika”. Ia mengatakan bahwa layout Mandalika “terlihat asyik untuk dikendarai”.

BACA JUGA Fakta-Fakta Menarik Sirkuit Mandalika Lombok, Rekor Muri dan Bisa Tampung 188.000 Penonton

Sejarah

Pada Februari 2019, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoer mengkonfirmasi bahwa Sirkuit ini akan menggelar MotoGP selama 3 musim, dari musim 2021 sampai 2023. Namun, MotoGP tidak jadi digelar pada 2021 karena pandemi Covid-19 dan ditunda hingga 2022.

Pada jadwal sementara MotoGP, Mandalika akan digelar setelah GP pembuka di Losail, Qatar, di 20 Maret 2022.[12] Sirkuit ini juga akan menjadi tempat digelarnya tes pramusim MotoGP musim 2022, dari 11-13 Februari 2022.

Selain MotoGP, sirkuit ini juga direncanakan akan menggelar Kejuaraan Superbike dan Asia Talent Cup. Kejuaraan Superbike awalnya direncanakan pada 12-14 November 2021, tetapi diundur menjadi 19-21 November agar tidak bentrok dengan jadwal sementara MotoGP.

Balapan pertama Asia Talent Cup yang awalnya direncanakan pada 14 November juga diundur menjadi 19 November karena kekurangan marshal yang bertugas.

Pertamina mengeluarkan dana sebesar 7 juta USD atau sekitar Rp100 miliar untuk hak penamaan dan juga menjadi sponsor utama sirkuit Mandalika. Kontrak ini berlaku sampai tahun 2022.

Pada 12 November 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan Sirkuit Mandalika beserta infrastruktur pendukungnya. Ia kemudian mengendarai motor mengelilingi sirkuit. Peresmian tersebut dilakukan menjelang balapan Asia Talent Cup yang diselenggarakan dua hari kemudian.

BACA JUGA Dorna Sports Pemegang Lisensi MotoGP Rilis Tes Pramusim 11-13 Februari 2022 di Sirkuit Mandalika

Berikut rangkuman mengenai Sirkuit Mandalika:

1. Biaya

Pembangunan Sirkuit Mandalika menelan biaya mencapai Rp 1,1 triliun. Biaya tersebut dihabiskan untuk pekerjaan dasar dan pembangunan sirkuit. Melansir situs Sekretariat Kabinet, sirkuit dibangun dengan teknologi aspal terbaru, stone mastic asphalt (SMA). Partikel SMA tidak terlalu rapat atau terlalu panjang, sehingga permukaannya sangat rata. Meskipun berusia lebih dari lima tahun, tidak perlu dilakukan pelapisan ulang.

2. Panjang sirkuit

Sirkuit Mandalika mempunyai sirkuit sepanjang 4,3 kilometer atau 4.310 meter. Adapun sirkuit ini memiliki 17 titik tikungan, dengan 11 mengarah ke kanan dan 6 lainnya mengarah ke kiri. Dituliskan dalam situs Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), luas keseluruhan area Sirkuit Mandalika sebesar 1.035,67 hektar.

3. Kapasitas penonton

Sirkuit Mandalika mampu menampung ratusan ribu penonton. Grans Stand Seating Street Circuit Mandalika mempunyai lebih dari 50.000 tempat duduk. Sementara itu, Non-Seated Area atau tribun berdiri menampung setidaknya 138.000 orang. Penonton juga dapat menonton perhelatan MotoGP di Hospitality Suites yang rencananya mempunyai kapasitas 7.700 penonton.

4. Garasi

Disebutkan, Sirkuit Mandalika mempunyai 40 garasi pada area paddock atau garasi untuk tim balap. Garasi-garasi ini dibangun secara permanen, dengan bagian atasnya terdapat ruang pers dan liputan. Pinggiran sirkuit dibatasi pagar pembatas yang berisi angin, yang didatangkan dari Jerman.

5. Kawasan Ekonomi Khusus

Sirkuit Mandalika menghadap langsung ke Samudera Hindia. Sirkuit Mandalika berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Sebagai informasi, ITDC merupakan bagian dari InJourney, sebuah holding badan usaha milik negara (BUMN) pariwisata dan pendukung yang resmi beroperasi dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2021 tanggal 6 Oktober 2021.

Sirkuit ini mulai dibangun pada tahun 2018 lalu.(*)

Sumber : Wikipedia/otomotifnet/Berbagai Sumber
Editor : Dedy Suwadha

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel