Saldo Nasabah Bank Syariah BTN Batam Raib, Diduga Ada Transaksi Mencurigakan Tengah Malam

96
Rekening Nasabah Bank Syariah BTN
Rekening Nasabah Bank Syariah BTN

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Nekriandi Warga Batam Centre kaget ketika melihat saldo tabungan raib dengan transaksi mencurigakan pada rekening tabungannya. Nekriandi adalah Nasabah Bank Syariah BTN.

Adapun, kronoligi kejadian raibnya uang direkeningnya berawal dari seorang mengaku petugas bank Syariah BTN menghubungi Nekriandi via hand phone pada Kamis (18 /11/2021) lalu. Dihubungi perihal pemberitahuan pembayaran cicilan rumah yang akan jatuh tempo pada tanggal (20/11/2021) dan dilanjutkan pada Jumat malam melalui SMS dari Bank Syariah BTN untuk melakukan pembayaran cicilan rumah.

Padahal pembayaran cicilan rumah tersebut melalui auto debet rekening Bank Syariah BTN, dan telah saya transfer sebesar 5 juta sebelumnya.

Kekhawatiran Nekriandi terbukti, setelah melakukan chek saldo tabungan melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) BTN pada hari sabtu 20/11/2022 di lokasi Pasar Botania Plaza.

“Ternyata saldonya benar berkurang sebesar lima juta rupiah dengan sisa saldo yang tinggal hanya Rp 108.000,” ungkapnya.

Setelah itu memberitahukan kepada petugas satpam yang berjaga saat itu,  dan di anjurkan untuk melapor pada hari senin berhubung Sabtu dan kantor tutup, kata Nekriandi menirukan petugas keamanan.

Ditambahkan Nekriandi lagi, pada Hari Senin 22/11/2021  Nekri mendatangi kantor Syariah BTN untuk melaporkan atas kejadian yang menimpanya melalui Costamer Service (CS).

Setelah dilakukan pengecekan memang benar terjadi transaksi Rabu (27/10/2021) jam 01.06 WIB dini hari, yaitu penarikan uang melalui ATM BNI yang terletak di kawasan Harbour Bay Kota Batam tanpa saya dan keluarga mengetahuinya.

BACA JUGA Pesan Menko Mahfud MD ke Masyarakat Nasabah Pinjol Ilegal agar Tidak Bayar Jika Ditagih

“Terdapat tiga kali transaksi dengan total Rp 5 juta dengan rincian Rp 2 juta penarikan pertama ditambah Rp2 juta penarikan ke dua dan satu juta penarikan terakhir, sambil memperlihatkan bukti transaksi berupa print out buku rekening setelah,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Pempinan Cabang pembantu Bank Syariah BTN Botania, Lina membenarkan adanya Laporan dari nasabahnya yang diterima oleh Costamer service atas nama Syinta dan akan dilanjutkan ke kantor pusat dengan masa proses 14 hari sampai 18 hari kerja. “Kami harap nasabah bersabar,” kata Lina.

Saat awak media menemui Wakil Branch Bank Syariah BTN Batam Arif Widiyatmoko dikantornya mengatakan terlebih dahulu kami akan memanggil nasabah yang bersangkutan untuk mengambil keterangan.

“Sambil menunggu proses by sistem, biasanya yang terjadi adalah dana nasabah bisa kembali secara otomatis jika gagal melakukan penarikan maupun transfer tetapi untuk kasus ini kami belum dapat memberikan statment sebelum proses selesai,” katanya.

Atas kejadian itu Nekriandi mengalami kerugian sebesar Lima juta rupiah yang seyokyanya untuk pembayaran cicilan rumah dan berharap uangnya dapat kembali secepatnya.(amr)

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel