Dikelola Direktur Baru, BUMD Lingga Kembali Pasarkan AMDK Gunung Daik

391
Peluncuran produk AMDK Gunung Daik. (Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, LINGGA – PT Pembangunan Selingsing Mandiri yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga, kembali meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek Gunung Daik. Launching kedua kalinya ini dipimpin langsung oleh Bupati Lingga, Muhammad Nizar, Jumat (4/2/2022).

“Harapan kita semoga ini terus berlanjut dan menjadi unggulan untuk masyarakat Kabupaten Lingga,” harap Nizar pada sambutannya.

Sebelumnya, pada Maret 2021 BUMD telah berhasil produksi perdana, dengan tiga produk AMDK. Namun produksi itu sempat terhenti karena kasus hukum yang menimpa Direktur BUMD Lingga masa itu. RL tersandung kasus korupsi pengadaan mesin pengolahan tepung ikan, yang turut dikelola BUMD Lingga.

Honda Capella

Pascakejadian tersebut usaha dan penantian panjang, akhirnya Pemerintah Kabupaten melantik kembali kepengurusan baru BUMD Lingga pada akhir tahun 2021.

Nizar berharap dengan kepengurusan baru ini, BUMD bisa memberikan warna baru mengelola aset daerah dalam kerja-kerja yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan meneruskan estafet kepemimpinan bisa mengelola dengan baik AMDK yang telah diresmikan secara langsung oleh Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR RI.

Ditangan M. Syahrial Direktur terpilih yang juga pernah menjabat sebagai Direktur BUMD Kepulauan Riau ini, BUMD Lingga berhasil mengeluarkan produksi keduanya dengan 4 produk AMDK yakni kemasan botol dengan volume 330 ml, 600 ml, 1000 ml ditambah dengan kemasan gelas 240 ml.

“Kita doakan, BUMD tetap solid dan tetap kompak. Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim untuk produk AMDK ini, kita akan lepas dan pasarkan ke Pancur Lingga Utara,” ucap Nizar.

Sementara Direktur BUMD, M. Syahrial menegaskan BUMD Lingga bakal menjadi kompetitor untuk produk- produk luar yang berada di Kabupaten Lingga. Bahkan target menjadi pengeskpor produk ke luar daerah.

“Saya selaku kepala direktur meminta doa restu semoga target dan harapan kita sesuai harapan dan berjalan lancar,” katanya.

Adapun untuk saat ini, produksi perdananya mulai kembali dipasarkan ke Lingga Utara, seperti Kelurahan Pancur dan Desa Sungai Besar, lebih kurang 250 dus. Kemudian menyusul pemasaran di wilayah Ibukota Daik, dan Dabosingkep, serta wilayah Kepulauan Senayang.

“Untuk harga dengan volume 330 ml dipatok Rp 25.000 per dus, dan takaran 600 ml untuk 1 lusin Rp 13.500,” paparnya.

Dia berharap masyarakat Kabupaten Lingga dapat memanfaatkan menjadi konsumen produk asli AMDK ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lingga, semoga dengan hadirnya kembali AMDK, bisa dimanfaatkan masyarakat kita,” kata Syahrial. (ravi)

FANINDO