Dedy Suwadha
Home Tanjungpinang Program Kalaju Dapat Meningkatkan Taraf Kehidupan Nelayan

Program Kalaju Dapat Meningkatkan Taraf Kehidupan Nelayan

tim Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang turun langsung melakukan wawancara pada masyarakat nelayan. (Foto: Istimewa)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Program kegiatan kampung nelayan maju (Kalaju) merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang bekerja sama dengan instansi Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang membidangi kelautan dan perikanan.

Program ini diharapkan dapat melakukan pengembangan usaha nelayan dengan tujuan untuk mengubah kampung nelayan dari terkesan miskin, kumuh, dan kotor menjadi lebih maju serta tertata dengan baik.

Selain itu, diharapkan akan tampak kampung yang bersih, sehat dan nyaman diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta perekonomian masyarakat pesisir, sehingga akan membuat masyarakat nelayan semakin baik kehidupannya.

Terkait hal itu, dalam rangka kegiatan untuk mengisi kelengkapan kuesioner Kalaju pada tahun 2022 ini, tim Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang turun langsung melakukan wawancara pada masyarakat nelayan.

Wawancara dalam hal ini adalah pengurus Koperasi Usaha Nelayan Tanjung Sebauk di Kampung Tanjung Sebauk RT001/RW006 Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (14/2/2022).

Tim yang diwakili oleh Siti Marhamah selaku Jabatan Fungsional Pengolah Produksi Penangkapan Ikan didampingi dengan Penyuluh Perikanan Kota Tanjungpinang Pangsan Sibungsu Harahap, Sisca Apriany, dan Elza Rusma Yeni beserta Pendamping Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), Syifa Mauladani.

Siti Marhamah mengatakan Kalaju ini kedepannya dapat membuat masyarakat nelayan makin maju pola pikirnya. “Selain maju pola pikirnya, pendapatannya meningkat dan menjadi perhatian lebih bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” kata Siti.

Adapun fungsi Penyuluh Perikanan pada kegiatan ini adalah untuk mendampingi dan membina masyarakat nelayan yang ada di wilayah Kalaju tersebut.

“Dan LPMUKP sebagai pendamping kemitraan untuk menyalurkan kredit usaha yang berbasis kerakyatan dengan bunga 3% untuk usaha kelautan dan perikanan,” tutupnya. (r/agus)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026