Home Batam Nasib Ratusan Pengungsi Afganistan dan Unjuk Rasa di Gedung DPRD Batam

Nasib Ratusan Pengungsi Afganistan dan Unjuk Rasa di Gedung DPRD Batam

Pengungsi Afganistan di Batam
Pengungsi Afganistan di Batam

WhasApp

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Ratusan warga Afganistan yang mengungsi di Batam, Kepulauan Riau, kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Batam, Rabu (16/2/2022) siang.

Kedatangan para ratusan pengungsi Afganistan ini meminta kepada pihak pemerintah terkait agar mereka bisa dipindahkan ke pemukiman negara ketiga.

“Kami sudah bosan, sudah sepuluh tahun cukup di Indonesia, jadi kami sudah capek, dan berharap bisa dipindahkan ke negara ketiga,”ujar Ahmad pengungsi Afganistan kepada Wartakepri.co.id.

Dalam unjuk tersebut, terdapat kalimat tulisan yang ada di spanduk yakni tugas utama UNHCR secara tradisional bertugas mencari salah satu dari tiga solusi jangka panjang bagi pengungsi.

“Pertama integrasi lokal di negara suaka, kedua pemulangan sukarela ke negara asal, pemukiman kembali ke negara ketiga,”ungkap Ahmad.

BACA JUGA 10 Tahun di Batam, Puluhan Pengungsi Afganistan Gelar Aksi dan Minta Tolong ke Walikota

Diketahui, dua opsi pertama tidak mungkin bagi hazara & pengungsi Afganistan, kemudian opsi ketiga adalah hak hak tertentu untuk hazara dan pengungsi Afganistan.

“Jadi sebagai kesimpulan dari aksi demo ini, pihaknya meminta ada jalan dan solusi tepat agar bisa dipindahkan ke negara ketiga, sebab sudah sepuluh tahun mengungsi di Indonesia,”katanya.

Pengungsi asal Afganistan saat menyampaikan orasi unjuk rasa,tiba-tiba petugas yang terdiri dari kepolisian, Pol PP melakukan penertibana agar tidak mengganggu aktivitas di kantor wakil rakyat tersebut. Namun terdapat perlawanan oleh pengungsi Afganistan sehingga terjadi aksi saling dorong.

Akibatnya, aksi unjuk rasa tersebut berlangsung ricuh mengakibatkan saling dorong mendorong karena pengungsi sempat menolak untuk keluar dari gedung DPRD Kota Batam, karena ada melawan saat dimintai keluar dari gedung. Maka akhirnya terjadi kerusuhan.

Hingga akhirnya pada pukul 12.00 Wib pengungsi Afganistan sepakat untuk membubarkan masa, namun dalam penyampaiannya akan terus melakukan aksi unjuk rasa lagi pada waktu berikutnya. (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026