Syarat PCR-Antigen Dihapus, Humas Dumai Express Group: Tanda Ekonomi Mulai Bangkit

Humas Keagenan Kapal Dumai Express Group, Asmadi. (Foto: Istimewa)


WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pelabuhan Sekupang saat ini sudah tidak memberlakukan syarat wajib PCR dan Antigen bagi calon penumpang yang akan menggunakan transportasi laut.

Humas Keagenan Kapal Dumai Express Group, Asmadi mengatakan, hal tersebut dilakukan setelah pemerintah secara resmi menghapus tes PCR dan Antigen sebagai syarat perjalanan laut maupun udara pada awal Maret lalu.

“Kini penumpang tak perlu lagi memikirkan syarat tersebut, sebab Pelabuhan Sekupang sudah memberlakukan tanpa syarat dengan ketentuan sudah vaksin lengkap dan booster,” kata Asmadi, Kamis (24/3/2022) kemarin.

Honda Capella

Dengan adanya keputusan tersebut, pihaknya optimis warga Batam yang hendak mudik tahun 2022 ini bakalan ramai, mengingat persyaratan Antigen dan PCR telah ditiadakan.

“Setelah adanya keputusan pemerintah terkait PCR dan Antigen dihapuskan, maka ini menjadi tanda ekonomi mulai bangkit kembali usai pandemi Covid-19,” kata dia.

Asmadi menilai bahwa dihapuskan PCR dan Antigen sebagai syarat transportasi laut akan menjadi sebuah kabar gembira bagi masyarakat Batam, umumnya Kepulauan Riau (Kepri).

“Betapa tidak, tahun lalu karena banyaknya syarat membuat masyarakat enggan untuk pulang lebaran ke kampung halamannya. Sekarang sudah tidak ada lagi berlaku syarat tersebut,” katanya.

Asmadi menjelaskan, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2022 ini, pihak agen kapal pun ikut senang dengan adanya penghapusan syarat perjalanan PCR dan Antigen.

“Kami menyambut baik atas keputusan pemerintah dalam menghapus aturan syarat perjalanan laut yakni PCR dan Antigen. Satu sisi ini akan berdampak positif,” kata dia.

Asmadi mengungkapkan, untuk di Kepri sendiri hampir 90 persen warga sudah melaksanakan vaksin ke-2 dalam rangka menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2022 ini.

“Untuk warga yang menggunakan kapal, ingin pulang ke kampung halaman sudah bisa tanpa menggunakan Antigen. Meskipun tidak diberlakukan, namun pihaknya masih memfasilitasi layanan antigen,” ungkapnya.

Ia berharap pada tahun 2022 ini pandemi segera berakhir, sehingga perekonomi Batam pulih normal kembali. “Sudah 2 tahun pandemi ini belum juga berlalu. Semoga tahun ini tidak ada lagi,” tutupnya. (taufik)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News