Home Ekonomi Penyaluran BLT Migor dan BSS, Bupati: Penerima Manfaatkan Bantuan Sesuai Kebutuhan, Tidak...

Penyaluran BLT Migor dan BSS, Bupati: Penerima Manfaatkan Bantuan Sesuai Kebutuhan, Tidak Panik

Bupati Aunur Rafiq memantau langsung penyaluran uang program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng (migor) dan bantuan sosial sembako (BSS) tahun 2022.(Foto : Ist)
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng senilai Rp 6,2 triliun untuk 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

BLT ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli masyarakat, khususnya terkait minyak goreng. Pemerintah menargetkan bantuan ini tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

BLT minyak goreng sendiri dananya berasal dari dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022.

Di Kabupaten Karimun sendiri, Bupati Aunur Rafiq memantau langsung penyaluran uang program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng (migor) dan bantuan sosial sembako (BSS) tahun 2022 di Kantor PT Pos Indonesia Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (16/4/2022).

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Muhammad Tang dan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Irwandi Novri.

Kepala Dinas Sosial Karimun Muhammad Tang menjelaskan, program BLT minyak goreng dan Bantuan Sosial Sembako (BSS) di Kabupaten Karimun menyasar sebanyak 9.441 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Pada program BLT minyak goreng dan (BSS) di Kabupaten Karimun menyasar sebanyak 9.441 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” sebut Muhammad Tang.

Semetara itu pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun mengimbau kepada keluarga penerima bantuan untuk dapat memanfaatkan kedua bantuan tersebut sebaik-baiknya.

“Manfaatkan sebaik mungkin bantuan ini, gunakan sesuai dengan kebutuhan. Seperti untuk membeli minyak goreng dan bahan pokok lainnya,” kata Bupati.

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan ketersediaan minyak goreng di pasaran. Pihaknya memastikan ketersediaan minyak goreng cukup bagi kebutuhan masyarakat hingga ebaran Idul Fitri 1443 hijriyah.

“Ketersediaan minyak goreng di Karimun cukup sampai lebaran, untuk itu masyarakat diharapkan jangan sampai panik dan membeli minyak goreng sebanyak-banyaknya. Justru, kepanikan ini yang akan menyebabkan kelangkaan,” ucap Bupati.

Bupati menambahkan, masyarakat yang menerima BLT minyak goreng dan Bantuan Sosial Sembako (BSS) adalah masyarakat yang terdaftar dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Data DTKS selanjutnya diserahkan Kemensos kepada PT Pos Indonesia untuk dilakukan penyaluran kepada penerima bantuan.

“Masing-masing KPM diwajibkan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) untuk dapat menerima bantuan tersebut,” paparnya.

Selanjutnya kata Bupati, masing-masing KPM mendapat bantuan sebesar Rp 500 ribu dengan rincian Rp 200 ribu dari Bantuan Sosial Sembako (BSS) untuk bulan Mei 2022.

“Dan Rp 300 ribu dari BLT minyak goreng, pada bulan April, Mei, hingga Juni 2022,” tandasnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di kantor PT Pos Indonesia yang ada di Jalan Pramuka, Kecamatan Karimun bagi KPM di Kecamatan Karimun, Tebing, Selat Gelam dan Buru.(rls/Diskominfo)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026