Masyarakat di Objek Wisata Air Terjun Neraja Jemaja Butuh Fasilitas Internet, Ini Penjelasan Kominfo KKA

270
Masyarakat di Objek Wisata Air Terjun Neraja Jemaja Butuh Fasilitas Internet
Masyarakat di Objek Wisata Air Terjun Neraja Jemaja Butuh Fasilitas Internet

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kabupaten Kepulauan Anambas selain dikenal dengan keindahan alam pesisir pantai dan bawah laut, ternyata juga menyimpan keindahan alam lain seperti air terjun yang dikenal Objek Wisata Air Terjun Neraja yang berada di Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Agar objek wisata di Anambas makin terkenal, fasilitas seperti internet sebagai media promosi penarik wisatawan luar berkunjung masih belum maksimal dan merata dirasakan masyarakat.

Diketahui bahwa kunjungan wisatawan ke Air Terjun Neraja setiap tahunnya Belasan ribu pengunjung, seperti sekarang ini di hari raya idul Fitri kunjungan wisatawan ke Air Terjun Neraja tercatat mencapai 2.500 pengunjung, hak tersebut dibuktikan dengan jumlah tiket masuk yang terjual yang disediakan oleh panitia pengelolaan yaitu Bumdes Desa Ulu Maras yang bekerjasama dengan Pokdarwis Desa Ulu Maras.

Selain kebutuhan telekomunikasi untuk Objek Wisata Air Terjun Neraja ada sekitar 161 KK dan sekitar 572 masyarakat yang membutuhkan jaringan telekomunikasi dan internet, yang mana diketahui 572 warga tersebut hingga saat ini belum tersentuh sama sekali dan belum merasakan adanya jaringan internet maupun jaringan telekomunikasi di wilayah yang jauh dan tidak terjangkau oleh jaringan yang ada.

Honda Capella

Kepala Desa Ulu Maras Rifa’i saat dikonfirmasi membenarkan bahwa banyak warganya yang belum merasakan jaringan internet dan jaringan seluler terutama masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan menuju Objek Wisata Air Terjun Neraja.

“Sekitar 161 KK, total penghuni 572 sepanjang sepantaran wisata Air Terjun Neraja, jumlah pengunjung wisata Air Terjun sekitar 19 ribu pengunjung setiap tahunnya, baik lokal maupun mancanegara, kami sangat berharap agar pemerintah dan pihak Telkom merelokasikan satu tower di wilayah tersebut, hak ini dilakukan untuk memberikan dampak positif terhadap tempat wisata dan masyarakat,” harapnya.

BACA JUGA Wisata Petik Salak Bakal Jadi Daya Tarik Baru Selain Air Terjun Resun Lingga

Kemudian Rifa’i mengatakan bahwa dirinya berharap bagai mana caranya untuk memaksimalkan objek wisata yang sudah ada, karena diketahui Objek Wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan saat ini sudah tersusun rapi berkat bantuan pembangunan yang dilaksanakan oleh Desa dan Pusat, selain fasilitas yang sudah tersusun rapi listrik juga sudah masuk ke Objek Wisata Air Terjun Neraja tersebut, hanya saja jaringan telekomunikasi dan internet yang belum masuk.

“Dengan adanya jaringan internet maupun jaringan seluler para pengunjung bisa langsung live streaming mempromosikan Objek Wisata yang sudah di bangun pemerintah, untuk itu fasilitas pendukung lainnya sudah kami siapkan, hak tersebut semata mata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan Desa,” tuturnya.

Sementara itu Jeprizal,S.Kom.MA Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Diskominfotik Kepulaun Anambas saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihak Telkom saat ini sedang memperluas jangkauan instruktur di Pulau Jemaja pasca pergelaran Kabel Bawah Laut (SKKL).

“Mudah mudahan dampak dari pergelaran kabel bawah laut SKKL Telkom bisa dirasakan oleh masyarakat dan tempat tempat Objek Wisata di Pulau Jemaja, khususnya Objek Wisata Air Terjun Neraja,” ucapnya.

Kalau pihak desa atau pengelola air terjun tersebut mau menyewa internet milik telkom saya rasa kedepannya kumungkinan bise hadir disana internetnya, kalau jalurnya tidak masuk ke air terjun, nanti pihak desa atau pengelola air terjun melakukan permintaan untuk menyewa dengan pihak Telkom.(Rama)

FANINDO