Home Nasional Suharso Monoarfa Dilengserkan?

Suharso Monoarfa Dilengserkan?

Suharso Monoarfa dan istrinya Nurhayati Effendi
Suharso Monoarfa dan istrinya Nurhayati Effendi
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

BANTEN – Suharso Monoarfa dikabarkan telah lengser dari jabatan sebagai ketua umum (ketum) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Hal itu sesuai informasi yang diterima Portal Kotamobagu Minggu 4 September 2022 malam ini.

Sumber resmi itu menyebutkan, lengsernya Suharso Monoarfa Menteri Bappenas dari jabatan ketum PPP itu akan disampaikan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang diselenggarakan pada Minggu 4 – Senin 5 September 2022 di Swiss – Belinn Modern Cikande Kabupaten Serang, Banten.

“Pada undangan mukernas tersebut, di jadwal pleno ke dua pelantikan PLT menggantikan Suharso Monoarfa malam ini sekitar pukul 21.00 WIB, ada pengukuhan Plt. Ketua Umum DPP PPP,” beber sumber tersebut.

Soal siapa pengganti Suharso Monoarfa, masih enggan menyebutkanya. “Belum tahu, baru mulai diatur mala mini. Yang pasti jadwalnya sudah ada,” tandasnya.

Sosok Suharso Monoarfa

Dilansir dari Wikipedia, Dr. (HC). Ir. H. Suharso Monoarfa, M.A. (lahir 31 Oktober 1954) adalah seorang Politisi dan Pengusaha Indonesia yang berdarah Gorontalo.

Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Selain itu, ia juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan pada 20 Maret 2019 menggantikan Romahurmuziy dan terpilih secara aklamasi dalam Muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan sebagai Ketua Umum PPP pada tanggal 19 Desember 2020.

Suharso Monoarfa yang merupakan anggota Partai Persatuan Pembangunan pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden dari 19 Januari 2015 hingga 22 Oktober 2019.

Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat di Kabinet Indonesia Bersatu II pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono sejak 22 Oktober 2009 hingga pengunduran dirinya pada 17 Oktober 2011.

BACA JUGA Airlangga: Sosialisasikan KIB Bersama Pengurus PAN dan PPP di Daerah Masing-masing

Karir Politik

Suharso Monoarfa juga pernah menjadi anggota DPR pada periode 2004-2009 dan terpilih kembali untuk periode 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan. Pada tanggal 17 Oktober 2011, Suharso Monoarfa mengundurkan diri dari jabatanya sebagai Menteri Perumahan Rakyat RI, karena alasan pribadi.

Pada 19 Januari 2015, ia dipilih oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Dalam perjalanan karier politiknya, Suharso Monoarfa kemudian terpilih menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan pada 16 Maret 2019.

Keputusan ini diambil setelah digelarnya Rapat Pengurus Harian yang dihadiri berbagai unsur majelis-majelis partai PPP (majelis syariah, majelis pertimbangan, majelis pakar dan mahkamah partai). Suharso Monoarfa menggantikan Romahurmuziy yang mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. (*)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026