Kapolri: Korban Tewas 125 Jiwa dan PSSI Sanksi Arema FC Dilarang Main di Stadion Kanjuruhan

252
Kapolri di Stadion Kanjuruhan dan Sanksi Arema FC Malang
Kapolri di Stadion Kanjuruhan Malang

FANINDO

MALANG – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir melakukan pengecekan ke Stadion Kanjuruhan Malang. Secara resmi, Kapolri merevisi jumlah korban tewas, dan PSSI menjatuhkan hukuman dan sanksi Arema FC.

Menpora menyampaikan ucapan duka dari Presiden Jokowi atas Tragedi yang menewaskan 130 jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang. Menpora akan melaksanakan perintah dari Presiden Jokowi untuk menghentikan laga Liga 1 di Indonesia.

Sementara itu, Kapolri Sigit menyampaikan dirinya bersama tim Mabes Polri untuk mengusut tuntas tragedi ini. Dan untuk jumlah korban resmi setelah direvisi total 125 jiwa.

” Revisi dari 130 jiwa menjadi 125 korban jiwa. Ada pengurangan karena ada data ganda,” terang Kapolri.

BACA JUGA Tidak Terima Kalah dari Persebaya, Sekitar 3.000 Penonton Arema Malang Turun ke Lapangan

Ketua PSSI Pusat Mochamad Irawan menyampaikan pihak sepakat untuk menghentikan turnamen Liga 1. Langkah pertama, Arema tidak boleh lagi bertanding di Stadion Kanjuruhan Malang untuk seterusnya. Dan, akan menghentikan turnamen Liga 1 sesuai arahan pemerintah.

” Arema tidak boleh lagi bermain di Stadion Kanjuruhan,” terang Iwan Bule, sapa akrab dari Ketum PSSI.

Selanjutnya, Gubernur Jatim Khofifah menjelaskan pihak telah secara bertahap memberikan santunan ke korban jiwa. Dari pemprov jatim ada 10 juta, ditambah dari pemkot dan pemkab Malang 10 juta dan dari Bank Jatim tambah 5 juta.

” Begitu juga untuk korban luka juga mendapatkan santunan dari pemerintah provinsi, dan kota,” tambah Khofifah.

Amali juga menambahkan pemerintah akan mengusut dan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat beberapa hari kedepan. (*)

Editor : Dedy Suwadha

Sanksi Arema FC

Honda Capella