Home Bintan Masyarakat Binut Kecewa Dengan Panitia Pelaksana Pasar Murah Sembako

Masyarakat Binut Kecewa Dengan Panitia Pelaksana Pasar Murah Sembako

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Ratusan Masyarakat Bintan Utara merasa kecewa dengan panitai pelaksana pasar murah, pasalnya sudah berjam-jam ikut antrian dan telah terdaftar, hasilnya harus gigit jari, tidak kebagian paket sembako murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Kepri bertempat di Gedung Nasional. Jumat, (8/12/2023).

Ratusan warga yang sudah lama ikut antrian harus pulang dengan tangan kosong, parahnya, ada yang sejak 6 pagi sudah dahulu datang pun harus menelan ludah, sebab mereka kalah cepat dan kuat dengan pendatar yang baru datang.

Salah satu warga, Lisa mengatakan dirinya sudah sejak pagi datang, namun ia tetap tidak kebagian paket sembako murah, dikatakannya dirinya kalah cepat dan kuat dengan pendatang yang baru datang, sebab dalam antrian tidak ada jalur khusus yang harus diutamakan, terlebih bagi pengantri awal.

< br > Rokok Ilegal Batam < br >

“Dalam antrian tidak ada jalur yang mengarahkan ke meja pendaftaran,.jadi sistemnya siapa yang bertahan dan yang kuat,” katanya.

Dalam pantauan Wartakepri.co.id, banyak masyarakat yang ingin mendaftar harus keluar dari tumpukan antrian yang tak berbatas.

Mereka harus mundur dari antrian yang tidak terkordinir, alasan yang diucapkan mereka tidak sanggup, dan mereka sudah merasa dirinya tidak akan kebagian sembako murah.

“Gak sanggup bang,” katanya.

Sambungnya, “Lagian kalau diteruskan pun saya yakin tidak akan kebagian, “jelasnya.

Begitu pula, sudah begitu banyak penumpukan massa di lokasi, namun masyarakat yang ingin mendaftar terus berdatangan, hal ini tentunya menjadi pelajaran untuk Pemerintah Daerah, sebab kegiatan sembako murah yang bertujuan untuk meringankan sedikit beban masyarakat, tapi hasilnya tidak sesuai, hal ini panitia pelaksana dan penanggubg jawab tidak membuat perencanaan dengan efektif.

Terpantau pula ada masyarakat yang tidak dapat masuk dikarenakan pihak Polsek Bintan Utara mengambil langkah pencegahan dan antisipasi terjadi hal yang tidak di inginkan.

Kanit Intel Polsek Bintan Utara, Iptu Indervi Yulidas, ST mengatakan, hal ini kami terpaksa mengambil langkah pencegahan, sebab sudah terlihat dalam kegiatan suasana kurang efektif, jadi hal Kamtibmas sudah menjadi tanggung jawab Polri.

“Kalau sudah masalah Kamtibmas, kami harus cepat mengambil sikap, “katanya.

Begitu pula dikatakannya, pihaknya tidak serta merta membuat keputusan, sebab dalam antrian pihaknya sudah mengetahui situasi yang kurang baik, dan semakin parahnya antrian dan desak-desakan warga, dikatakannya pula, sudah ada beberapa orang pingsan dalam antrian.

“Kami tidak mungkin serta merta membuat keputusan, sebab kami mengetahui sudah ada masyarakat yang tak sanggup, dan pingsan, “jelasnya.

Indervi berharap masyarakat memahami langkah yang sudah dilakukannya, terkait pembatasan penumpukan antrian yang tak berujung, sehingga masyarakat yang masih diluar pintu gerbang Gedung Nasional harus di Stop, guna mencegah hal yang tak diinginkan, yang tentunya merugikan diri sendiri, Masyarakat Bintan Utara.

Kegiatan pasar murah sembako selesai sekira pukul 10.30 Wib, dan sitausi aman dan kondusif.

Pengirim: Agus Gintingi

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp