
ROHUL – Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan sosial kepada korban terdampak bencana banjir di Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu pada Sabtu (30/12/2023).
Sebanyak 140 paket sembako diserahkan langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, kepada perwakilan masyarakat yang terkena dampak banjir.
Acara penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, dan Bupati Rokan Hulu, Sukiman. Gubernur Riau menyampaikan bahwa kunjungannya ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan banjir di Desa Pekan Tebih.
“Air yang sudah berapa lama tidak turun-turun, Alhamdulillah sekarang sudah jauh berkurang. Kami dengan kondisi ini ikut prihatin. Tadi kita mendapat laporan dari kepala Desa bahwa banjir tahun ini cukup besar karena luapan air dari batang lubuh maupun sungai sosah,” ujar Gubernur Riau.
Gubernur Riau berharap kunjungannya dapat memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Meskipun jumlah bantuan tidak seberapa, kehadiran Gubernur, Bupati, Camat, dan Kepala Desa di sana diharapkan dapat menunjukkan rasa prihatin terhadap kondisi yang dihadapi oleh masyarakat.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, menyampaikan bahwa bantuan sembako merupakan bentuk kepedulian BRK Syariah terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Bantuan sebanyak 140 paket ini terdiri dari beras, minyak goreng, sarden, teh, indomie, dan gula.
“Hari ini BRK Syariah menyalurkan bantuan sembako sebanyak 140 paket. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Rokan Hulu,” kata Restu.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut beberapa perwakilan dari BRK Syariah, termasuk Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, Edi Wardana, Branch Manager BRK Syariah Cabang Pasir Pengaraian Andi Gunawan, Pinbag IR dan Komunikasi Korporasi Ika Irawan, serta staf BRK Syariah Cabang Pasir Muhammad Fajri dan Hendri.






























