
PAYAKUMBUH – Sempat terputus Rabu (17/1/2024) siang, arus lalulintas Riau – Sumbar di Pangkalan, Sumbar, kembali normal. Sebelumnya, jalan ini tertimbun tanah longsor.
Kepala Polisi Resor Limapuluh Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Ricardo Condrat Yusuf, menyebutkan, sorenya jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau di Kabupaten Limapuluh Kota kini kembali normal.
Longsor tersebut terjadi di Lubuak Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, yang menyebabkan arus lalulintas macet. Namun, berkat kerja sama yang baik antar instansi, material longsor berhasil dibersihkan dengan cepat.
BACA JUGA: Dishub Pekanbaru Pasang 20 CCTV untuk Awasi Parkir dan Keamanan Jalan
Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ricardo, menyampaikan bahwa lalulintas Sumbar-Riau telah dibuka kembali untuk seluruh jenis kendaraan.
“Material sudah dibersihkan, jalan sudah bisa dilewati lagi,” ujarnya.
Meskipun jalan telah dinyatakan aman dan dapat dilewati, Kapolres mengingatkan para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya tanah longsor sepanjang jalan tersebut. Keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas, terutama di daerah yang rentan terhadap bencana alam.
BACA JUGA: Suasana Rayakan Imlek Tahun Naga Kayu di HARRIS Resort Barelang Batam
Insiden tanah longsor terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Lubuak Jantan. Dengan koordinasi yang efisien antarinstansi, proses pembersihan material longsor dapat dilakukan tanpa memakan waktu yang lama.
Satuan Lalulintas Polres Limapuluh Kota sempat melakukan pengaturan arus lalu lintas buka tutup selama proses pembersihan, menggunakan alat berat untuk membersihkan material longsor. (*/haluan)





























