PASAMAN BARAT – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, bersama jajaran pejabat dan stakeholder terkait, meresmikan Pasar Parit di Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (31/1/2024). Pasar ini diresmikan sebagai tonggak sejarah baru dalam menggerakkan perekonomian lokal.
Hamsuardi menyampaikan bahwa keberadaan pasar adalah indikator paling nyata dari kegiatan ekonomi masyarakat. Dalam upaya membangun pasar modern, Menteri Perdagangan Republik Indonesia turut memberikan dana Tugas Pembantuan (TP) untuk pembangunan Pasar Parit Koto Balingka.
BACA JUGA: Pembangunan Rumah Suku Laut di Lingga Untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
“Sejak memimpin Pasbar, kami berkoordinasi dengan Ketua KAN dan ninik mamak untuk merencanakan pembangunan pasar modern ini. Tanah sebagai persyaratan utama telah diserahkan kepada Pemda. Harapannya, pasar ini akan dilengkapi dengan lift, area bermain anak-anak, dan fasilitas lainnya sesuai rencana,” ujar Bupati Hamsuardi.
Selain sebagai pusat ekonomi lokal, Pasar Parit diharapkan dapat menjadi destinasi bagi masyarakat Madina, dengan rencana pembukaan akses jalan dari sana. Ini diharapkan akan memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut dan mempererat konektivitas antar-kota.
Fahrein, Kepala Dinas Koperindag dan UKM Pasbar, menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Parit didukung oleh dana Tugas Pembantuan dari pemerintah pusat, senilai Rp 2.559.340.000. Pasar ini merupakan satu dari empat titik lokasi yang diberikan kepada Sumatera Barat dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia.
“Pembangunan pasar ini merupakan tugas pembantuan dari Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dengan anggaran sebesar 2.559.340.000 rupiah. Bupati beserta jajaran telah melakukan berbagai upaya. Termasuk menyampaikan aspirasi kepada Menteri, untuk mendapatkan dukungan pembangunan pasar ini,” jelas Fahrein.
BACA JUGA: Satreskrim Polres Karimun Ungkap Praktik Sindikat TPPO: Korban Dibawah Umur
Pembangunan Pasar Parit dimulai pada Juli 2023 dan selesai sesuai target pada Desember 2023. Pasar ini merupakan pasar semi-modern pertama di daerah tersebut. Menyatukan berbagai jenis usaha dalam satu bangunan, termasuk kios, toilet, mushola, dan fasilitas penunjang lainnya.
Tokoh Masyarakat, Yurnalis, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemda Pasbar melalui Bupati Hamsuardi terhadap Nagari Parit.
Ia menganggap pembangunan pasar sebagai amanah dari pemerintah pusat yang harus dijaga bersama oleh masyarakat setempat. Yurnalis juga mengapresiasi pemekaran nagari yang telah dilakukan. (taufik)
Editor: Denni Risman





























