Isu Kecurangan Pilpres 2024: Mahfud MD Buka Wacana Pembatalan Hasil Pemilu

Isu Kecurangan Pilpres 2024: Mahfud MD Buka Wacana Pembatalan
Mahfud MD mengungkapkan hasil Pilpres 2024 bisa saja dibatalkan (dok tempo)

JAKARTA – Isu kecurangan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 terus bergulir. Calon Wakil Presiden nomor urut 03, Mahfud MD, menggulirkan wacana menarik terkait pembatalan sejumlah kasus pemilu di Indonesia.

Pernyataan ini muncul sebagai respon atas berbagai isu yang mencuat terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Mahfud menegaskan bahwa dasar hukum untuk pembatalan pemilu telah tersedia dalam undang-undang, peraturan KPU, dan Bawaslu.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Kota Batam Minggu Ini: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

KPU KEPRI

“Dalam undang-undang, dalam peraturan KPU, Bawaslu, sudah diatur itu. Jadi, ini bukan hanya yurisprudensi sekali lagi,” ujar Mahfud di Jakarta, Sabtu (17/2/2024).

Dengan mengingat pengalaman masa lalunya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud menegaskan bahwa keputusan pembatalan pemilu telah seringkali terjadi.

BACA JUGA: Simak dan Baca, Anies-Muhaimin Menang dari Prabowo Gibran

Dia menambahkan bahwa dugaan kecurangan pemilu harus didukung dengan bukti yang kuat saat diajukan ke MK.

“Dari pengalaman saya, banyak sekali. Ada yang diulang, ada yang dihitung ulang, ada yang dibatalkan. Buktinya banyak,” jelasnya.

Mahfud menegaskan bahwa bukti-bukti kecurangan pemilu akan menjadi pedoman bagi hakim MK dalam memutuskan perkara tersebut. Dia menekankan pentingnya adanya bukti yang kuat dalam menanggapi kontroversi pemilu.

“Pokoknya tergantung hakimnya punya bukti atau tidak. Atau kalau sudah punya bukti, menerima bukti, apa berani apa tidak,” tandasnya.

Pernyataan Mahfud ini membuka diskusi lebih lanjut tentang perlunya keadilan dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu. (*)

Sumber: tvone

Editor: Denni Risman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO