Home Berita Utama Hasil Rekapitulasi DPR RI Dapil Riau 2: 4 Incumbent dan 2 Partai...

Hasil Rekapitulasi DPR RI Dapil Riau 2: 4 Incumbent dan 2 Partai Tumbang

Hasil Rekapitulasi DPR RI Dapil Riau 2: 4 Incumbent dan 2 Partai Tumbang
Hasil Rekapitulasi suara Pileg DPR RI Dapil Riau 2 sengit, 4 incumbent tumbang (ilustrasi, dok kpu ri)
Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

PEKANBARU – Sebuah perhitungan sengit terjadi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPR RI Dapil Riau 2. Berdasarkan data resmi dari KPU, 4 incumbent tumbang dalam perebutan 6 kursi Dapil Riau 2.

Dapil Riau 2 yang meliputi Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Kuantan Singingi memunculkan sejumlah kejutan.

Selain tumbangnya 4 incumbent, dua partai incumbent juga ikut tergusur. Partai yang tidak mendapat kursi DPR RI Dapil Riau 2 ini adalah Gerindra dan Demokrat.

BACA JUGA: Partai Nasdem Juara Baru di Sumbar: Fenomena Pemilih Berbasis Figur

Semntara incumbent yang gagal adalah Nurzahedi, Gerindra; Marsiaman Saragih, PDI Perjuangan; Idris Laena, Golkar; dan Muhammad Nasir, Demokrat.

Hasil sementara di KPU, Partai Golongan Karya (Golkar) memimpin perolehan suara dengan 145.246 suara atau setara dengan 20.83 persen. Yulisman menjadi caleg teratas dengan meraih 43.351 suara. Dia menggagalkan politisi bangkotan Idris Laena untuk kembali ke Senayan.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempati urutan kedua dengan 78.682 suara atau setara dengan 11.28 persen. Incumbent Abdul Wahid menjadi caleg teratas dari partai ini dengan perolehan suara 51.378.

BACA JUGA: KPU Provinsi Kepri Mulai Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Kabupaten/Kota di Tanjungpinang

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih jumlah suara terbanyak sebanyak 77.093 atau setara dengan 11.06 persen. Menariknya, suara caleg teratas adalah caleg perempuan, Siti Aisyah dengan perolehan suara 20.980. Siti mengalahkan incumbent Marsiaman Saragih.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menempati posisi keempat dengan perolehan suara 74.628 atau setara dengan 10.7 persen. Incumbent Syahrul Aidi Maazat menjadi caleg teratas PKS dengan perolehan suara 56.311.

Partai NasDem berada di urutan kelima dengan perolehan suara 68.419 atau setara dengan 9.81 persen. Nasdem menjadi pendatang baru di Dapil Riau 2 ini. Husni Thamrin menjadi caleg teratas dari NasDem dengan perolehan suara 28.179.

Partai Amanat Nasional (PAN) menempati urutan keenam dengan perolehan suara 67.755 atau setara dengan 9.72 persen. PAN juga pertama kali mengirim wakilnya ke Senayan. Sahidin memperoleh jumlah suara terbanyak di partai ini, yaitu 24.895.

Berdasarkan metode Sainte Lague, yang digunakan untuk menentukan alokasi kursi, diperkirakan bahwa Partai Golkar hanya akan mendapatkan 1 kursi dalam dapil ini.

Perhitungan ini memperlihatkan dinamika politik yang berlangsung sengit di Riau dapil 2. Dengan perolehan suara yang saling berdekatan antara beberapa partai.

Terlebih, teknik perhitungan yang digunakan memberikan gambaran tentang proses penentuan kursi yang transparan dan terbuka bagi partai-partai yang berkompetisi di dalamnya.(den)

Editor: Denni Risman

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026