Pengesahan Perda Karimun Darussalam: Napak Tilas Sejarah Tahun 1828

Ketua Pansus, Sulfanow Putra saat menggelar rapat paripurna membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang hari jadi Karimun.(Foto: Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Karimun mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang hari jadi Karimun, Selasa 25 Juni 2024.

Pengesahan tersebut disahkan melalui sidang paripurna di Balai Rong Sri DPRD Karimun.

Ketua Pansus, Sulfanow Putra mengatakan pembahasan rancangan Perda hari jadi Karimun telah dilakukan selama dua tahun, didasari permintaan Aliansi Boedak Balai Bersatu yang merupakan organisasi masyarakat dan kepemudaan di Karimun.

KPU KEPRI

“Penetapan diawali dengan penggalian pelbagai bukti sejarah, arsip nasional hingga penjelasan dari para ahli sejarah,” ujar Sulfanow.

Karena pentabiran nama Karimun tersebut kata Sulfanow sudah rintis sejak tahun 2022, di Gedung Nasional.

“Dan hari ini, Alhamdulillah cita-cita kita dalam menggali sejarah sudah terwujud. Tahun depan kita akan memperingati hari jadi Karimun dengan usia 197 tahun,” imbuhnya.

Sulfanow mengingatkan kepada masyarakat, kalau hari jadi Karimun tersebut berbeda dengan HUT Kabupaten Karimun.

Pihaknya pun memberikan lampu hijau, jika perayaan hari jadi Karimun dapat diselenggarakan pada pulau-pulau yang tersebar di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menandatangani pengesahan Perda tentang Hari Jadi Kabupaten Karimun.(Foto: Aman)

“Jangan hanya terfokus pada Pulau Karimun Besar saja, akan tetapi harus merata di seluruh pulau yang tersebar di Kabupaten Karimun,” sebut Sulfanow.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutannya memaparkan, dari kajian yang diusulkan oleh sejumlah Ormas dan OKP di Karimun yang tergabung dalam Aliansi Boedak Balai Bersatu pada tahun 2022 lalu.

“Kajian terus dilakukan melalui Pansus Penetapan hari jadi Karimun di DPR, yang bermakna sebuah prinsip yang menggabungkan aturan adat dan syariat dalam menjalankan pemerintahan,” terang Bupati.

Sehingga menurutnya tercipta ketertiban, keamanan, kejayaan, keselarasan dan kemakmuran masyarakat Bumi Berazam.

“Dari bukti kearsipan nasional, didapati fakta bahwa 1 Mei tahun 1828 ditemukan bukti penunjukan oleh yang dipertuan Muda Raja Jafar kepada Raja Abdul Rahman sebagai wakil daripada Kerajaan Riau-Lingga di pulau Karimun Darussalam yang kini lebih dikenal dengan nama Karimun,” beber Bupati.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO