Polisi Karimun Ungkap Upal, Belanjakan di THM

Satreskrim Polres Karimun mengamankan dua orang pelaku pencetak sekaligus pengedar uang palsu, berinisial FA (39) dan RJ (26), Karimun, Senin (30/7/2024).(Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Ada-ada saja kelakuan tengil dua orang pelaku kriminal di wilayah hukum Polres Karimun.

Ini dia, pria berinisial FA (39) dan RJ (26) berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Karimun, Senin (30/7/2024).

Pasalnya kedua pelaku dengan sengaja mencetak sekaligus mengedarkan uang palsu (Upal) pecahan Rp 50 ribu di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) Wiko Karimun, pada Sabtu (29/6/2024).

KPU KEPRI

“Kedua pelaku berhasil diamankan beserta seluruh barang bukti,” terang Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus, Selasa (2/7/2024).

Kapolres membeberkan kronologi penangkapan kedua pelaku, berawal dari laporan korban. Dimana saat korban sedang berjalan menuju toilet Pub Hotel Wiko.

“Lalu dihampiri oleh pelaku FA dan RJ untuk membeli sebotol minuman alkohol merk Chivas 18,” ucap Kapolres.

Selanjutnya masih kata Kapolres, pelaku memberikan uang tunai Rp 1 juta 850 ribu kepada korban, dengan pecahan nominal Rp 50 ribu.

“Karena merasa kejanggalan (aneh) dengan uang yang diberikan oleh kedua pelaku, selanjutnya korban memeriksa dengan teliti uang tersebut,” tutur Kapolres.

Setelah diteliti lebih lanjut, kata Kapolres benar saja ternyata lembaran kertas berwarna biru tersebut ternyata uang palsu.

“Dan ternyata memang benar uang dengan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 34 lembar senilai Rp 1 juta 700 ribu ternyata palsu, sedangkan 3 lembar pecahan Rp 50 ribu senilai Rp 150 ribu, merupakan uang asli,” beber Kapolres.

Kapolres menambahkan, modus yang yang dilakukan pelaku yakni dengan mencetak uang palsu di toko percetakan Husein 2, yang terletak di bilangan Kampung Baru, Tebing.

“Setelah uang palsu selesai dicetak, selanjutnya pelaku FA mengajak rekannya RJ untuk pergi ke Pub Hotel Wiko,” ujarnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit printer merk Epson Seri L3210, 1 mistar penggaris, sebuah pisau cutter, lembaran kertas hvs berukuran A4, 34 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu, 3 lembar uang asli pecahan Rp. 50 ribu, 1 unit sepeda motor Honda merk Scoopy warna hitam dengan nomor kendaraan BP 3722 KI, dan 1 unit handphone merk Oppo A15 warna biru serta 1 unit handphone merk Redmi warna biru.

Kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 244 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, tentang kitab Undang-undang Hukum Pidana, dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun.(Aman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO