Progres Pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Pasaman Berlanjut, Pemkab Bentuk Tim Sosialisasi

Progres Pembangunan Kebun Kelapa Sawit di Pasaman Berlanjut, Pemkab Bentuk Tim Sosialisasi
Bupati Pasaman Sabar AS menegaskan untuk terus melanjutkan pembangunan kebun kelapa sawit di Pasaman (taufik)

PASAMAN – Pembangunan perkebunan kelapa sawit skala besar di Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman, terus berlanjut.

Investor asal Kota Pekan Baru, Provinsi Riau, akan menanamkan investasinya di atas lahan seluas 14.000 hektar. Jika kebun ini sudah berproduksi, perusahaan akan melanjutkan dengan pembangunan pabrik pengolahan CPO (Crude Palm Oil) di wilayah tersebut.

Investasi ini akan menjadi yang pertama kali masuk ke Kabupaten Pasaman, setelah sebelumnya proyek Geothermal Bonjol juga direncanakan untuk melakukan eksplorasi di wilayah selatan Kabupaten Pasaman.

KPU KEPRI

Bupati Pasaman, Sabar AS, mengungkapkan hal ini di hadapan Wali Nagari, Kepala Jorong, ninik mamak, serta tokoh masyarakat dan pemuda Muara Tais dalam acara sosialisasi rencana pembangunan kebun kelapa sawit di aula Kantor Camat Mapattunggul, Sabtu (6/7/2024).

Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Sekda Pasaman Yasri Uripsyah beserta Kepala OPD terkait, Camat, serta Forkopimca Mapattunggul.

Bupati Sabar AS berharap masyarakat Muara Tais bersedia menerima investor yang akan membuka lahan perkebunan sawit di daerah mereka.

“Butuh segenap dukungan masyarakat, agar perusahaan bisa berinvestasi membuka lahan perkebunan di Muara Tais,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa masuknya investasi merupakan kebutuhan bagi daerah, terutama mengingat keterbatasan APBD Kabupaten Pasaman dari tahun ke tahun.

“Perlu dukungan investasi untuk kesejahteraan rakyat, untuk kepentingan masyarakat dan daerah,” ingat Bupati Sabar AS.

Bupati berharap masyarakat dapat menerima perubahan yang terjadi di daerah mereka dengan ikhlas dan tulus.

“Masyarakat harus istiqamah. Ini merupakan amal ibadah, amal jariyah buat kita bersama dan anak cucu kita nanti. Mari berjuang bersama-sama dan mari maksimalkan prosesnya,” harap Bupati.

Dalam sesi tanya jawab, pemuda Muara Tais meminta agar dalam proses pembangunan kebun kelapa sawit tidak ada hal yang ditutup-tutupi. Semuanya harus terbuka.

“Pihak investor jangan hanya berhubungan dengan wali nagari atau ninik mamak saja, kami semua di Muara Tais termasuk pemuda, harus dilibatkan dan diberitahu,” ujar seorang tokoh pemuda Muara Tais.

Di akhir acara, Sekda Pasaman mengambil alih pimpinan rapat untuk membentuk Tim Sosialisasi gabungan. Tim ini terdiri dari unsur Pemkab Pasaman, Kehutanan dan Agraria, Kecamatan Mapattunggul, unsur nagari hingga jorong. Termasuk ninik mamak, tokoh masyarakat, bundo kanduang, serta unsur pemuda Muara Tais.

Tim yang akan disahkan oleh Bupati Pasaman ini akan bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pembangunan kebun kelapa sawit inti milik perusahaan dan kebun plasma milik masyarakat. (taufik)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO