BATAM – Google baru-baru ini menghapus 90 aplikasi berbahaya dari Play Store. Ini dilakukan dalam upaya berkelanjutan untuk menjaga keamanan toko aplikasi Android tersebut.
Langkah ini diambil setelah ditemukan aplikasi yang disusupi trojan perbankan Anatsa, sebuah malware berbahaya yang dirancang untuk mencuri informasi keuangan pengguna.
BACA JUGA: Indra Sjafri Cetak Sejarah Lagi dengan Juara Piala AFF U-19 2024
Trojan Anatsa adalah malware yang menargetkan aplikasi perbankan dengan tujuan mencuri detail login dan informasi finansial lainnya.
Setelah terinstal, trojan ini akan menampilkan halaman login palsu di atas aplikasi perbankan asli dan menyadap kode sandi yang dikirim melalui SMS.
Jika berhasil, hacker dapat mengakses akun pengguna dan mencuri uang mereka. Ancaman ini sangat serius bagi pengguna ponsel yang melakukan transaksi perbankan.
Meskipun Google berusaha keras untuk mengamankan Play Store, ancaman seperti Anatsa terus muncul. Aplikasi yang baru-baru ini dihapus menyamar sebagai pembaca kode QR dan pengelola file, berhasil menghindari deteksi awal. Dia menginfeksi perangkat pengguna sebelum akhirnya ditemukan oleh firma keamanan siber Zscaler.
Untuk melindungi perangkat Android dari malware dan aplikasi jahat, pengguna disarankan untuk mengikuti langkah-langkah berikut:
* Gunakan Toko Aplikasi Resmi: Unduh aplikasi hanya dari Google Play Store dan hindari sumber pihak ketiga. Aplikasi dari sumber tak resmi berpotensi berbahaya.
BACA JUGA: Timnas U19 Indonesia Juarai Piala AFF U19 2024, Borong Dua Penghargaan Individu
* Aktifkan Google Play Protect: Pastikan fitur ini aktif untuk mendeteksi dan menghapus aplikasi berbahaya secara otomatis. Google Play Protect memindai perangkat dan aplikasi secara berkala.
* Periksa Pengembang Aplikasi: Verifikasi kredibilitas pengembang dan baca ulasan pengguna sebelum mengunduh aplikasi.
* Batasi Izin Aplikasi: Berikan izin yang diperlukan saja dan hindari aplikasi yang meminta akses lebih dari yang dibutuhkan.
* Hati-hati dengan Pembaca QR dan PDF: Aplikasi ini sering digunakan untuk menyembunyikan malware, jadi berhati-hatilah.
* Hindari Unduhan Langsung: Jangan menginstal aplikasi atau pembaruan melalui tautan dalam email atau pesan; gunakan toko resmi.
Keamanan perangkat Android tetap menjadi prioritas utama, dan meskipun langkah-langkah seperti Google Play Protect sangat membantu, kewaspadaan pengguna tetap penting untuk melindungi informasi pribadi mereka. (*)
Sumber: cnbc indonesia
Editor: Denni Risman
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O























