Home Berita Utama Vakum Sejak Corona, Iskandarsyah Minta Kantor BTN di Karimun Diaktifkan Kembali

Vakum Sejak Corona, Iskandarsyah Minta Kantor BTN di Karimun Diaktifkan Kembali

Bupati Karimun, Iskandarsyah menyerahkan sertifikat dan cinderamata kepada Komisaris Independent PT BTN, Pietra Machreza Paloh didampingi Kepala Cabang BTN dan BTN Syariah Kota Batam, usia menggelar sosialisasi program unggulan BTN Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM dan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).(Foto: Junizar)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Bupati Karimun, Iskandarsyah meminta kantor cabang PT Bank Tabungan Negara (BTN) diaktifkan kembali di Kabupaten Karimun.

Hal tersebut diungkapkan Iskandarsyah saat pemaparan kegiatan sosialisasi program unggulan BTN Kredit Usaha Rakyat (KUR), bagi pelaku UMKM dan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami barusan sudah meminta bantuan, untuk menyampaikan kepada Direksi BTN di Jakarta, agar kantor BTN Cabang Karimun diaktifkan kembali,” terang Iskandarsyah, Jum’at, 12 September 2025.

Bupati menilai, program KUR dan KPR subsidi di BTN sangat penting dan dapat membantu masyarakat, khususnya para ASN dan UMKM.

Pemerintah Kabupaten Karimun kta Bupati menyambut baik kehadiran Bank BTN. Pihaknya berharap agar BTN tidak hanya ada di Batam atau Tanjungpinang saja, melainkan juga hadir di Karimun.

“Kehadiran BTN akan sangat membantu para pelaku UMKM kami untuk mendapatkan permodalan dan memudahkan para ASN dalam memiliki hunian yang layak,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisaris Independent PT BTN, Pietra Machreza Paloh menyebut, pihaknya masih melakukan berbagai pertimbangan terkait permohonan untuk diaktifkannya kembali kantor cabang BTN di Kabupaten Karimun.

“Dulu sudah ada kantor cabangnya di Kabupaten Karimun, namun setelah pandemi Covid-19 kami tutup total,” ujarnya.

“Menimbang kualitas perekonomian, dimana kami mendapati Multi-Purpose Loan (MPL) atau Kredit Serbaguna yang cukup tinggi disini ataupun menunggak” tambah Pietra.

Ia menambahkan, MPL atau tunggakan tersebut dikarenakan tidak adanya pemerataan dari segi pendapatan, ditambah lagi dengan nasabah yang hanya berstatus pegawai kontrak di perusahaan, sehingga saat mereka mengambil KPR dan kontrak kerja tidak diperpanjang para nasabah tersebut tidak melanjutkannya lagi.

“Kami justru mengejar para pelaku UMKM di sini, sehingga mereka mendapatkan bantuan rumah subsidi tersebut dengan cara melenggangkan Standar Kode QR Pembayaran Indonesia (QRIS) kami atau aplikasi kami yang didalamnya sudah lengkap,” pungkasnya.

Pihaknya berharap, dengan program tersebut dapat mengetahui posisi keuangan calon nasabah, sehingga bisa ditentukan apakah calon nasabah berhak untuk mendapatkan bantuan rumah subsidi atau tidak.

“BTN sendiri, 80 persen programnya KPR, kalau untuk KUR, itu baru kami lakukan percobaan dibeberapa kota, salah satunya di Kota Batam, dimana bunganya dibayar oleh Pemko Batam. Kalau ini lancar kedepannya, kemungkinan kita akan lakukan kerjasama dengan Pemkab Karimun,” tandasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut serta dihadiri oleh Komisaris Independent PT BTN Pietra Machreza Paloh didampingi Kepala Cabang BTN dan BTN Syariah Kota Batam.(Junizar)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026