
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Suasana pagi yang tenang di Kelurahan Tanjungbatu Kota mendadak pecah oleh jeritan histeris.
Seorang wanita muda berinisial NR (21) ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga melompat dari lantai 3 Hotel Hocky, di Jalan Usman Harun Nomor 65 RT. 001, RW.001 Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 07:00 WIB.
Tragedi berdarah ini diduga kuat dipicu oleh api cemburu atau pertengkaran hebat di balik sambungan telepon.
Berdasarkan informasi, sebelum mengakhiri hidupnya, korban yang berada di kamar 303 terlihat sangat emosional.
Saksi mata, Vya menyebut, korban terlibat adu mulut yang sangat sengit melalui ponsel dengan suaminya.
“Korban memegang HP sambil marah-marah dengan suaminya, suasananya sangat tegang,” ujar Vya.
“Hanya dalam hitungan menit setelah meninggalkan kamar sebentar untuk memberikan bantuan, jendela kamar sudah terbuka lebar. NR sudah tidak ada di tempat,” tambah Vya.
Rekan-rekan korban yang panik langsung berlari ke area bawah. Bak petir di siang bolong, mereka mendapati NR sudah tergeletak tak bernyawa di aspal parkiran hotel dengan posisi terlentang.
Ironisnya, telepon genggam yang digunakan untuk bertengkar terakhir kalinya ditemukan masih berada tepat di sisi kanan tubuh korban.
Tim dari Polsek Kundur yang dipimpin AKP Septimaris langsung menerjunkan personel untuk olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Tanjungbatu. Garis polisi kini membentang di area hotel.
Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih mendalami motif pasti di balik aksi nekat ibu rumah tangga muda ini.
“Kami masih menyelidiki penyebab kematian korban dan motifnya,” ujar Kapolres.
Kapolres mengimbau agar masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto kondisi korban dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak menyebarkan foto-foto kondisi korban dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian,” pintanya.
Korban selanjutnya dibawa menuju RSUD Tanjungbatu untuk dilakukan Visum ET Revertum oleh tim medis.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan mengenai kejadian ini telah membanjiri grup-grup WhatsApp dan platform media sosial masyarakat Bumi Berazam.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana





























