Home Berita Utama Warga Sugie Besar Harapkan Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa

Warga Sugie Besar Harapkan Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Desa

Masyarakat Kecamatan Sugie Besar terutama para pelajar, berharap agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Keban dan Desa Niur Permai
Masyarakat Kecamatan Sugie Besar terutama para pelajar, berharap agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Keban dan Desa Niur Permai.(Foto: Junizar)

WhasApp

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Masyarakat Kecamatan Sugie Besar berharap agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Keban dan Desa Niur Permai.

Infrastruktur ini dinilai sangat penting untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, terutama bagi para pelajar.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Raja Machrizal, menjelaskan bahwa, pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan jembatan tersebut kepada pemerintah pusat.

“Usulan itu telah disampaikan oleh Bupati Karimun ke sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan,” terang Machrizal, Minggu, 29 Maret 2026.

Selama ini, kata Machrizal, siswa harus menyeberang menggunakan sampan kecil untuk pergi ke sekolah, yang tentu berisiko, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

“Kehadiran jembatan gantung diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut,” harapannya.

“Selain itu, jembatan ini juga akan memperkuat konektivitas antar desa, baik dalam satu kecamatan maupun antar kecamatan,” tambah Machrizal.

Ia menyebut, dengan akses yang lebih mudah, mobilitas masyarakat, distribusi barang serta pelayanan dasar seperti kesehatan juga akan semakin lancar.

“Pembangunan jembatan gantung ini tidak hanya berdampak pada kemudahan akses, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi serta sektor pariwisata, khususnya di wilayah kategori 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal),” pungkasnya.

Pihak Dinas PUPR sendiri bersama DPRD juga telah turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan masyarakat dan melihat kondisi nyata.

“Kami menyaksikan langsung perjuangan anak-anak yang harus menyeberangi laut demi mendapatkan pendidikan,” imbuhnya.

Pemerintah daerah berharap adanya sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat agar proyek ini segera disetujui dan direalisasikan.

“Dengan demikian, pemerataan pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026