
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak Warga Aceh yang bermukim di Batam untuk terus menjaga keharmonisan dan memperkuat persatuan dalam keberagaman. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Tablig Akbar dan Safari Dakwah yang digelar Perkumpulan Masyarakat Aceh (PERMASA) Kota Batam, Minggu (19/4/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di pelataran Masjid Agung Raja Hamidah itu berlangsung meriah dan dihadiri ribuan warga Aceh yang telah memadati lokasi sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus PERMASA Kepulauan Riau dan Kota Batam atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Ia juga menilai masyarakat Aceh di perantauan memiliki kekompakan yang patut dicontoh.
“Alhamdulillah, saya melihat masyarakat Aceh yang tergabung dalam PERMASA sangat solid dan kompak. Dalam berbagai momentum, termasuk peringatan Maulid Nabi, PERMASA turut mewarnai kehidupan spiritual di Batam,” ujarnya.
Amsakar menegaskan, kegiatan dakwah seperti tablig akbar sejalan dengan visi pembangunan Batam sebagai bandar madani, yang mengedepankan nilai-nilai harmoni dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Menurutnya, Batam sebagai kota multikultural merupakan miniatur Indonesia, sehingga perbedaan suku, agama, maupun latar belakang organisasi tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.
“Batam adalah rumah bersama. Jika kita menjaganya dengan baik, maka kota ini akan tetap kondusif dan nyaman bagi semua,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat Aceh untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman.
Sementara itu, penceramah Tgk Habibi An Nawawi dalam tausiyahnya mengapresiasi pesatnya pembangunan Kota Batam. Ia menilai kemajuan infrastruktur menjadikan Batam semakin layak sebagai kota industri yang berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Tgk Habibi juga memimpin doa bagi Wali Kota Batam agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiah di tengah dinamika kehidupan modern. (*)
Editor : Dedy Suwadha
























