Home Info Migas Dukungan Penuh Pemprov Kepri untuk Kelancaran Investasi Migas di Natuna dan Anambas

Dukungan Penuh Pemprov Kepri untuk Kelancaran Investasi Migas di Natuna dan Anambas

Dukungan Penuh Pemprov Kepri untuk Kelancaran Investasi Migas di Natuna dan Anambas
Ansar saat menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Tanjungpinang

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung keberlangsungan investasi minyak dan gas bumi ( migas ) di wilayah Kepri.

Penegasan tersebut disampaikan Ansar saat menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara bersama sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Rabu (13/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Ansar menyampaikan dukungan penuh kepada seluruh perusahaan migas yang selama ini berkontribusi terhadap produksi energi nasional, khususnya di wilayah Natuna dan Anambas.

“Doa dan dukungan Pemprov Kepri untuk seluruh KKKS yang selama ini telah berkontribusi dalam produksi migas agar tetap eksis. Yang sedang dalam proses perizinan dan perpanjangan kontrak juga kita doakan semoga berjalan lancar dan lebih cepat,” ujar Ansar.

BACA JUGA Tanpa Migas Tetap Tancap Gas, Ekonomi Batam Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Nasional

Ansar juga meminta agar seluruh usulan perpanjangan kontrak kerja sama yang masih berproses dapat dibantu komunikasinya di tingkat kementerian agar berjalan lebih efektif.

Menurutnya, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis secara geografis maupun geoekonomi sehingga harus mampu menjadi kontributor penting dalam menjaga kedaulatan energi nasional.

“Kepri memiliki posisi strategis secara geografis dan geoekonomi sehingga harus menjadi kontributor besar bagi kedaulatan energi nasional,” tegasnya.

Ia menilai potensi migas di perairan Kepri sangat besar dan perlu dimanfaatkan secara maksimal melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku industri.

Selain mendukung investasi, Ansar juga menyoroti pentingnya realisasi Participating Interest (PI) atau hak partisipasi daerah dalam pengelolaan wilayah kerja migas sesuai ketentuan perundang-undangan.

Meski memahami tantangan operasional industri migas yang berada di lokasi jauh dan memiliki kompleksitas tinggi, Pemprov Kepri tetap berkomitmen memfasilitasi agar PI dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Tak hanya itu, Ansar juga berharap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perusahaan migas dapat lebih menyentuh kebutuhan masyarakat lokal, terutama di Natuna dan Anambas.

“Program CSR ke depan bisa lebih disinergikan dengan kebutuhan masyarakat. Kita berharap suatu saat anak-anak tempatan Natuna dan Anambas juga dapat ikut terlibat dan mendampingi dalam industri migas di daerahnya sendiri,” harapnya.

Rombongan SKK Migas dipimpin Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, serta dihadiri sejumlah perusahaan KKKS yang beroperasi di wilayah Natuna dan Anambas.

Beberapa perusahaan yang hadir antara lain Prima Energy Northwest Natuna Pte. Ltd., Star Energy (Kakap) Ltd., Harbour Energy, Pertamina East Natuna, Medco E&P Natuna Ltd., dan West Natuna Exploration Ltd.

Sebelum pertemuan berlangsung, Gubernur Ansar turut mendampingi rombongan SKK Migas mengunjungi Pulau Penyengat sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di Provinsi Kepulauan Riau. (ron)

Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026