Home Harga Emas Tertekan Anggaran Perang Kian Berat, Rusia Jual Cadangan Emas Sebanyak 200 Ribu...

Tertekan Anggaran Perang Kian Berat, Rusia Jual Cadangan Emas Sebanyak 200 Ribu Ons Emas

Rekomendasi Harga Emas
Tumpukan emas batangan. Foto Emas.com
Grand Mercure Batam

MOSKOW – Rusia mulai melepas cadangan emasnya dalam jumlah besar di tengah tekanan fiskal akibat tingginya biaya perang dan melemahnya pendapatan energi. Langkah ini menjadi sorotan karena selama dua dekade terakhir Rusia dikenal sebagai salah satu pembeli emas terbesar dunia untuk memperkuat cadangan devisa dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.

Data Bank Sentral Rusia menunjukkan cadangan emas negara itu terus menyusut selama empat bulan berturut-turut hingga April 2026. Per 1 Mei 2026, total cadangan emas Rusia tercatat turun menjadi 73,9 juta ons troi, level terendah sejak Maret 2022.

Dalam satu bulan terakhir saja, Rusia dilaporkan telah melepas sekitar 200 ribu ons emas. Secara keseluruhan sejak awal tahun 2026, cadangan emas Rusia menyusut sekitar 900 ribu ons atau setara hampir 28 ton. Penurunan ini disebut sebagai yang terdalam dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Analis Freedom Finance Global, Natalia Milchakova, mengatakan penjualan emas dilakukan untuk membantu menutup defisit anggaran pemerintah Rusia yang terus membengkak akibat perang Ukraina dan tekanan sanksi internasional.

Hingga akhir Maret 2026, defisit anggaran Rusia disebut telah mencapai sekitar 4,6 triliun rubel atau setara lebih dari US$61 miliar. Lemahnya penerimaan dari sektor minyak dan gas membuat pemerintah Rusia membutuhkan tambahan likuiditas dari cadangan devisa, termasuk emas.

Selain untuk menutup defisit, Rusia juga disebut meningkatkan cadangan devisa asing seperti yuan China guna menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan ekspor dan pembatasan transaksi internasional akibat sanksi Barat.

Meski pemerintah menjual emas dalam jumlah besar, permintaan emas domestik di Rusia justru meningkat tajam. Data Moscow Exchange mencatat volume transaksi emas di Rusia melonjak lebih dari 350 persen dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan masyarakat tetap menjadikan emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Fenomena ini juga memicu perhatian pasar global karena Rusia merupakan salah satu produsen emas terbesar dunia. Pelepasan cadangan emas dalam jumlah besar dikhawatirkan dapat memengaruhi pergerakan harga emas internasional dalam beberapa bulan ke depan. (*)

Sumber: investor.id/pluang.com
Editor : Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL