Home Berita Utama DPC Gerindra Karimun: Pergantian Kepala BGN Bukti Prabowo Responsif Aspirasi Masyarakat

DPC Gerindra Karimun: Pergantian Kepala BGN Bukti Prabowo Responsif Aspirasi Masyarakat

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Zaizulfikar (Bang Boi).(Foto: Junizar)
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Karimun menilai, pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan bukti nyata bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik, masukan dan aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.

Pergantian tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebagai bagian dari evaluasi kinerja guna memperkuat tata kelola serta meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Zaizulfikar atau yang akrab disapa Bang Boi, mengatakan, keputusan Presiden menunjukkan karakter kepemimpinan yang terbuka dan berani melakukan pembenahan demi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG, mulai dari aspek distribusi, kualitas pelayanan, mekanisme pengawasan hingga efektivitas pelaksanaan di lapangan, merupakan hal yang perlu mendapat perhatian serius.

“Keputusan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa beliau mendengar suara rakyat,” ujar Boi, Selasa (2/6/2026).

“Ketika ada aspirasi, masukan maupun kritik terhadap pelaksanaan program pemerintah, Presiden tidak menutup telinga. Justru beliau melakukan evaluasi dan mengambil langkah perbaikan agar program berjalan semakin baik,” tambah Boi.

Ia menegaskan, pergantian pimpinan bukanlah tanda kegagalan program, melainkan bagian dari proses penyempurnaan agar tujuan besar Program Makan Bergizi Gratis dapat tercapai secara optimal.

“Langkah ini harus dilihat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kualitas pelaksanaan program yang menyangkut masa depan jutaan anak Indonesia,” katanya.

Boi juga mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo dalam melakukan evaluasi terhadap program yang sedang berjalan.

“Tidak semua pemimpin memiliki keberanian untuk melakukan perbaikan ketika ada hal yang perlu disempurnakan. Ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Ia menilai, Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang bangsa untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berdaya saing.

“Karena itu, setiap upaya yang bertujuan memperkuat program tersebut patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Selain itu, Bang Boi mengajak masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif mengawal pelaksanaan program dengan memberikan masukan yang konstruktif.

“Program MBG adalah program rakyat. Karena itu, masyarakat juga harus ikut mengawal pelaksanaannya. Pemerintah membuka ruang evaluasi, maka masyarakat juga perlu aktif menyampaikan masukan demi perbaikan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Partai Gerindra Kabupaten Karimun, Edwar Kelvin menilai, keputusan Presiden Prabowo merupakan contoh nyata penerapan prinsip evaluasi berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan.

Menurut Kelvin, salah satu indikator keberhasilan pemerintahan modern adalah kemampuannya menerima kritik, melakukan koreksi, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik, evaluasi bukanlah tanda kelemahan. Justru evaluasi menunjukkan bahwa pemerintah bekerja secara serius. Pergantian pimpinan BGN merupakan bentuk respons terhadap dinamika dan aspirasi masyarakat agar Program MBG semakin efektif dan berkualitas,” jelasnya.

Ia berujar, Program Makan Bergizi Gratis memiliki cakupan nasional dengan jutaan penerima manfaat, evaluasi secara berkala menjadi hal yang sangat penting agar pelaksanaannya terus mengalami peningkatan.

“Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk memperbaiki. Hari ini masyarakat dapat melihat bahwa Presiden Prabowo tidak anti kritik. Beliau mendengar masukan rakyat, melakukan evaluasi, lalu mengambil keputusan yang dianggap terbaik demi keberlangsungan program,” ungkap Kelvin.

Kelvin juga menegaskan, DPC Gerindra Kabupaten Karimun siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah terkait pelaksanaan Program MBG.

Ia mengajak masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk ketidaksesuaian yang ditemukan di lapangan, seperti kualitas makanan yang tidak memenuhi standar, distribusi yang tidak tepat sasaran, maupun pelayanan yang kurang optimal.

“Silakan sampaikan laporan kepada DPC Gerindra Kabupaten Karimun agar dapat kami teruskan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan program ini berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Pergantian ini bukan sekadar pergantian pejabat. Hal ini merupakan pesan bahwa pemerintah mendengar rakyat, menghargai aspirasi masyarakat, dan terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi generasi masa depan Indonesia. Bagi Presiden Prabowo, keberhasilan program bukan hanya soal berjalan, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

@wartakepri Berita TikTok – Kejaksaan Agung RI Tetapkan Dadan Hindayana dan 2 Wakil Tersangka Kasus BGN Badan Gizi Nasional #BreakingNews #DadanHindayana #BadanGiziNasional #KejaksaanAgung #MakanBergiziGratis #mbglovers❤️ ♬ original sound – WartaKepri.co.id

WhasApp

Google News WartaKepri