Home Berita Utama Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Bekali 229 Calon Perwira Remaja AAL...

Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Bekali 229 Calon Perwira Remaja AAL Angkatan ke 72

Penganugerahan Prestasi Taruna, dan Pembekalan kepada 229 Calon Perwira Remaja (Capaja) AAL Angkatan ke-72 Tahun 2026.
Penganugerahan Prestasi Taruna, dan Pembekalan kepada 229 Calon Perwira Remaja (Capaja) AAL Angkatan ke-72 Tahun 2026.

SURABAYA – Dalam sebuah seremoni khidmat di Gedung Salahutu, Akademi Angkatan Laut (AAL), Surabaya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, kembali menunjukkan langkah visionernya dalam membentuk masa depan TNI Angkatan Laut.

Rabu (8/7/2026), ia memimpin langsung Penyerahan Ijazah, Penganugerahan Prestasi Taruna, dan Pembekalan kepada 229 Calon Perwira Remaja (Capaja) AAL Angkatan ke-72 Tahun 2026.

Momen ini bukan sekadar seremoni penutupan pendidikan, melainkan penegasan komitmen pimpinan TNI AL dalam menyiapkan generasi pemimpin laut yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Turut hadir mendampingi Kasal, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, para Pejabat Utama Markas Besar TNI AL (Mabesal), Panglima Komando Armada V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., serta para Pangkotama dari wilayah Jakarta dan Surabaya. Kehadiran para petinggi ini menegaskan betapa pentingnya momen kelulusan tersebut sebagai titik tolak lahirnya para pemimpin baru Jalasena.

Salah satu bagian paling menarik dari acara ini adalah penganugerahan penghargaan kepada taruna berprestasi. Penghargaan Adhi Makayasa, sebagai lulusan terbaik, diberikan kepada Muhammad Risqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Korps Pelaut. Taruna ini dinilai menunjukkan prestasi unggul tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan selama menempuh pendidikan.

Selain Adhi Makayasa, Kasal juga menganugerahkan Adhi Prasta Korps kepada taruna terbaik pada masing-masing korps. Mereka adalah, Korps Pelaut: Muhammad Risqi Wira Utama Baihaqi Putra, Korps Teknik: Muhammad Vito Kenjiro, Korps Elektro: Nadya Nanda Jelita, Korps Suplai: Afdol Zain Abdilsa, Korps Marinir: Fikri Bima Herdian Useng.

Penganugerahan ini merupakan wujud apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan capaian akademik sekaligus pembinaan mental selama para taruna digembleng di AAL. Nama-nama ini diproyeksikan menjadi ujung tombak transformasi TNI AL di masa depan, sejalan dengan visi besar kepemimpinan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Penganugerahan Prestasi: Bibit Unggul Calon Pemimpin
Penganugerahan Prestasi: Bibit Unggul Calon Pemimpin

Pesan Visioner Kasal: Jadilah Pemimpin Profesional dan Rendah Hati

Pada sesi pembekalan, Kasal yang dikenal sebagai sosok pemimpin visioner dan penggerak modernisasi TNI AL, menyampaikan arahan yang mendalam kepada para calon perwira remaja. Ia menekankan bahwa sebagai seorang perwira, tugas utama adalah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Setiap tugas harus dilaksanakan dengan ikhlas, penuh loyalitas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

“Jadilah pemimpin yang profesional, berintegritas, rendah hati, serta mampu menjadi teladan bagi prajurit di satuan masing-masing. Kalian adalah cerminan TNI Angkatan Laut. Di pundak kalian, masa depan maritim Indonesia dipertaruhkan,” pesan Kasal penuh wibawa.

Namun, lebih dari sekadar nasihat moral, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyuntikkan kesadaran akan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Menurutnya, tantangan yang dihadapi TNI AL ke depan akan semakin kompleks: mulai dari dinamika geopolitik kawasan, kejahatan lintas laut, hingga ancaman siber dan perang asimetris. Oleh karena itu, budaya belajar harus terus dipupuk.

“Jangan pernah berhenti belajar. Kuasai teknologi terbaru, pelajari doktrin-doktrin modern, dan asah terus kemampuan kalian. Hanya dengan SDM yang unggul dan adaptif, kita mampu menjawab tantangan tugas di masa depan,” tegasnya.

Pesan ini sangat selaras dengan rekam jejak Kasal yang sejak awal kepemimpinannya mendorong transformasi TNI AL menuju world class navy yang adaptif, modern, dan berteknologi tinggi. Di bawah kepemimpinannya, TNI AL gencar melakukan modernisasi alutsista, penguatan sistem satelit militer, pengembangan cyber navy, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pembekalan ini menjadi bukti nyata bahwa pondasi terkuat dari sebuah angkatan laut yang tangguh adalah perwira-perwira yang tidak hanya kuat fisiknya, tetapi juga tajam pemikirannya.

Sebanyak 229 Taruna AAL yang dinyatakan lulus pada angkatan ke-72 ini berasal dari berbagai korps dan telah menyelesaikan pendidikan sarjana. Mereka kini resmi menyandang gelar akademik dan siap menyandang pangkat sebagai perwira remaja. Mereka akan ditempatkan di berbagai satuan operasional, baik di kapal perang, pangkalan marinir, maupun fasilitas pendukung lainnya di seluruh Nusantara.

Keberagaman korps yang diwakili oleh para lulusan terbaik—dari Pelaut, Teknik, Elektro, Suplai, hingga Marinir—menunjukkan bahwa TNI AL membutuhkan kolaborasi multidisiplin yang solid. Hal ini juga menjadi cerminan dari strategi Kasal dalam membangun sinergi antar-korps untuk memperkuat postur pertahanan maritim secara holistik.

Membangun Karakter Ksatria Jalasena Sejati

Kegiatan penutupan pendidikan di AAL bukan hanya tentang ijazah, tetapi tentang pembentukan karakter ksatria Jalasena. Nilai-nilai seperti loyalitas, keberanian, pengorbanan, dan soliditas menjadi fondasi yang ditanamkan. Kasal berharap, para perwira muda ini mampu menjaga nama baik almamater dan TNI AL di mana pun mereka bertugas.

“Kalian membawa nama besar AAL dan TNI AL. Di setiap langkah kalian, di setiap perintah yang kalian berikan, dan di setiap peluh yang kalian teteskan, jaga kehormatan itu. Jadilah pemimpin yang dicintai anak buah, disegani lawan, dan dipercaya atasan,” pesan Kasal menutup arahannya.

Dengan penuh optimisme, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memandang 229 perwira remaja ini sebagai investasi masa depan. Di era kepemimpinannya yang visioner, ia terus memastikan bahwa regenerasi di tubuh TNI AL berjalan dengan kualitas terbaik. Bukan hanya kuat dalam fisik dan taktik, tetapi juga cerdas dalam olah pikir dan bijak dalam bertindak.

Acara ini sekaligus menandai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan AAL Angkatan ke-72, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa sistem pendidikan perwira TNI AL terus beradaptasi dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi kompleksitas pertahanan laut modern. Kini, 229 calon perwira remaja tersebut siap mengarungi samudra pengabdian, membawa panji-panji kejayaan maritim Indonesia di bawah komando Panglima Laut yang visioner.

(RK/pen)

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026