
WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan jajaran Landmarks Berhad Group yang dipimpin Chief Executive Officer (CEO) Mark Wee Liang Yee di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (15/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Mark Wee memaparkan rencana lanjutan pengembangan kawasan wisata terpadu Treasure Bay Bintan, salah satu destinasi unggulan di Kepulauan Riau.
Ansar menyatakan Pemerintah Provinsi Kepri mendukung penuh rencana investasi tersebut karena diyakini akan memperkuat daya saing pariwisata sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh keberlanjutan pembangunan Treasure Bay Bintan. Investasi seperti ini akan memberikan manfaat besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” ujar Ansar.
Ia menegaskan, Pemprov Kepri siap mempercepat proses perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah serta membantu memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah pusat untuk perizinan yang menjadi kewenangan nasional.
Selain itu, Ansar menyambut baik usulan penguatan kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Bintan dan Karimun. Menurutnya, pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan para investor untuk memperjuangkan pengembangan kawasan tersebut agar semakin menarik bagi investasi.
“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif di Kepulauan Riau,” katanya.
Sementara itu, CEO Landmarks Berhad Group Mark Wee Liang Yee menjelaskan bahwa Treasure Bay Bintan telah dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 338 hektare. Kawasan tersebut memiliki berbagai fasilitas unggulan, termasuk Crystal Lagoon seluas 6,3 hektare yang dikenal sebagai salah satu laguna buatan terbesar di Asia Tenggara, serta akomodasi seperti The ANMON Resort Bintan dan Natra Bintan, a Tribute Portfolio Resort.
Ke depan, perusahaan berencana memperluas pengembangan kawasan dengan membangun hotel, resor, marina, kawasan kota (city town), asrama (dormitory), hingga The Ring Hotel sebagai bagian dari masterplan Treasure Bay Bintan.
Landmarks Berhad Group juga berupaya memasukkan kawasan Lagoi ke dalam pengembangan Singapore–Johor Special Economic Zone (SEZ). Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan dan menarik lebih banyak investasi internasional ke Kepulauan Riau.
“Kami berharap dukungan pemerintah terus berlanjut sehingga seluruh rencana pengembangan ini dapat terealisasi dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan pariwisata serta ekonomi daerah,” ujar Mark Wee.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kepulauan Riau Hasfarizal Handra, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Hasan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau Rodi Yantari, serta Staf Ahli Gubernur Kepulauan Riau. (*)
Editor Dedy Suwadha





























