
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Upaya meningkatkan literasi dan kesadaran finansial sejak usia dini terus dilakukan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Tuah Karimun.
Salah satunya melalui dorongan Gerakan Gemar Menabung di lingkungan sekolah dengan menyasar pelajar, khususnya anggota Pramuka.
Direktur BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, menjelaskan, program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi antara BPR Tuah Karimun dengan Kwartir Ranting (Kwarran) Kabupaten Karimun.
“Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkenalkan pengelolaan keuangan sederhana sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang selama ini menjadi bagian dari kegiatan kepramukaan,” terang Siska, Selasa (11/8/2026).
Kebiasaan menabung menurutnya, dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk memahami cara mengelola uang secara sederhana.
“Kolaborasi ini menjadi langkah positif untuk mempertemukan edukasi keuangan dengan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan,” ungkap Siska.
Ia berujar, kegiatan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pembiasaan hidup disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama.
“Nilai-nilai tersebut, dapat diperkuat melalui kebiasaan mengelola uang dan menabung,” katanya.
Siska menjelaskan, para siswa dapat mulai belajar mengatur keuangan dari uang saku yang mereka miliki. Sebagian uang dapat disisihkan untuk ditabung, sementara sisanya digunakan sesuai kebutuhan.
“Anak-anak tidak hanya belajar bagaimana menyimpan uang, tetapi juga belajar menetapkan tujuan, mengendalikan keinginan dan menghargai proses untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan,” jelasnya.
Ia menilai, pengenalan kebiasaan menabung sejak sekolah penting dilakukan agar pengelolaan keuangan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari hingga mereka dewasa.
“Gerakan Gemar Menabung ini kami dorong sebagai bagian dari edukasi kepada generasi muda. Kami ingin anak-anak sejak sekolah sudah mengenal pentingnya menabung dan mengelola uang dengan baik. Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan pendidikan karakter dalam Pramuka,” imbuhnya.
Melalui kerja sama dengan Kwarran Kabupaten Karimun, kata dia, Gerakan Gemar Menabung diharapkan dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan anggota Pramuka.
“Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan produk tabungan, tetapi juga membangun pemahaman mengenai pentingnya menyisihkan uang secara rutin dan menggunakan uang berdasarkan kebutuhan,” jelas Siska.
BPR Tuah Karimun masih kata Siska, juga membuka peluang kolaborasi dengan sekolah dan organisasi Pramuka untuk menghadirkan kegiatan edukasi finansial yang lebih menarik bagi pelajar.
“Bentuknya dapat berupa sosialisasi literasi keuangan, permainan edukatif mengenai pengelolaan uang, tantangan menabung hingga pemberian apresiasi bagi siswa atau anggota Pramuka yang konsisten menabung,” tutur Siska.
Sementara itu, Ketua Kwarran Kabupaten Karimun, Abdul Rauf, mengapresiasi dukungan BPR Tuah Karimun dalam mendorong edukasi finansial bagi anggota Pramuka.
Menurut Rauf, sinergi tersebut dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada pelajar mengenai pengelolaan keuangan sekaligus memperkaya kegiatan pendidikan kepramukaan.
“Sinergi dengan BPR Tuah Karimun dapat memberikan nilai tambah bagi kegiatan pendidikan kepramukaan, khususnya dalam memperkenalkan literasi keuangan kepada anggota Pramuka,” ujar Rauf.
Ia berharap, Gerakan Gemar Menabung dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan gerakan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah siswa yang memiliki rekening tabungan, tetapi juga dari terbentuknya kebiasaan menabung secara rutin.
“Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kecakapan finansial generasi muda di Kabupaten Karimun,” harap Rauf.
Dengan mengenalkan pengelolaan uang melalui kebiasaan sederhana sejak sekolah, kata Rauf, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih disiplin dan mandiri.
“Sekaligus bertanggung jawab dalam mengambil keputusan keuangan,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























