
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, kembali menggelar pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus mendorong peningkatan mutu pembangunan di Kabupaten Karimun.
Kegiatan yang berlangsung dua hari, sejak tanggal 23 hingga 24 September 2026 tersebut, digelar di Hotel 21 Karimun dan diikuti sebanyak 75 peserta.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Anggota DPRD Karimun Muhammad Firdaus, serta Camat Karimun Erwari Syahwaluddin.
Kepala Dinas PUPR Karimun, Raja Machrizal, menjelaskan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terbagi dalam tiga kualifikasi, masing-masing sebanyak 25 orang.
“Sebanyak 75 peserta dibagi menjadi tiga kualifikasi, yakni 25 orang untuk tenaga kerja konstruksi, 25 orang untuk pelaksana lapangan pekerjaan jalan, dan 25 orang untuk pelaksana lapangan bangunan dan gedung,” terang Raja.
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pembekalan teknis, tetapi juga memastikan tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya.
“Dengan tenaga kerja yang semakin kompeten dan tersertifikasi, diharapkan proses pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan dapat berjalan lebih baik, memenuhi spesifikasi teknis, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang berkualitas,” ujarnya.
Raja menjelaskan, proses penjaringan peserta sebenarnya telah dilakukan sejak April 2026. Namun, kegiatan baru dapat dilaksanakan pada September karena kuota peserta baru terpenuhi.
“Peserta yang ikut sudah melalui penjaringan sejak April 2026. Hanya saja baru saat ini kuotanya terpenuhi, sehingga kegiatannya dapat dilaksanakan pada September ini,” jelasnya.
Selain tenaga kerja di lapangan, Raja menilai, peningkatan kompetensi juga penting bagi pegawai di lingkungan Dinas PUPR Karimun.
“Pembekalan tersebut diharapkan dapat mendukung tertib administrasi, khususnya dalam proses pelelangan dan tender pekerjaan konstruksi,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, mengapresiasi digelarnya pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi setelah kegiatan serupa tidak dilaksanakan selama dua tahun sebelumnya.
“Setelah dua tahun tidak dilaksanakan, akhirnya pelatihan dan sertifikasi ini dapat kembali dilaksanakan pada tahun 2026. Kita berharap kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap Rocky.
Rocky menilai, pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi tetap penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, kompetensi tenaga kerja berkaitan langsung dengan kualitas pekerjaan dan pengawasan pembangunan di lapangan.
“Kita sangat membutuhkan pengawasan yang baik di lapangan dan juga kualitas bangunan yang sesuai dengan spesifikasi,” katanya.
Ia mendorong Dinas PUPR Karimun untuk terus menghadirkan program yang dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pembangunan, termasuk melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja konstruksi.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap, semakin banyak tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya,” imbuhnya.
Dalam jangka panjang, kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih aman, sesuai standar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang lebih aman, terstandar, dan berdampak nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis





























