
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Upaya penghijauan di kawasan Coastal Area Kabupaten Karimun, terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan dan memperindah ruang publik.
PT Pelindo (Persero) Regional I Tanjungbalai Karimun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, menanam 600 bibit pohon di kawasan Coastal Area, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sekaligus dukungan terhadap program penghijauan daerah.
Kegiatan penanaman aksi hijau tersebut turut serta dihadiri oleh Bupati Karimun Iskandarsyah.
Menurutnya, penghijauan menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah membenahi sekaligus mempercantik kawasan Coastal Area.
“Pemerintah daerah terus berupaya membenahi dan mempercantik kawasan Coastal Area, termasuk fokus penghijauan guna peningkatan kualitas udara bersih,” ujar Iskandarsyah.
Ia mengapresiasi langkah PT Pelindo yang ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Karimun.
Iskandarsyah meminta organisasi perangkat daerah terkait untuk memastikan pohon-pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik melalui perawatan secara rutin.
“Kami anggap ini salah satu wujud nyata dan komitmen PT Pelindo terhadap kelestarian lingkungan. Kepada dinas terkait nanti kami harapkan untuk menjaga pohon-pohon ini dengan rutin disiram dan dirawat,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager PT Pelindo Regional I Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama, mengatakan, sebanyak 600 bibit pohon yang ditanam terdiri dari Palem Ekor Tupai, Tabebuya, Ketapang Kencana, dan Mahoni.
Menurut Joni, pemilihan jenis pohon tersebut telah mempertimbangkan kondisi dan struktur tanah di kawasan penanaman.
“Hal ini dilakukan agar tanaman memiliki peluang tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang,” terang Joni.
“Ratusan pohon yang ditanam tersebut telah melalui kajian kecocokan dengan struktur tanah, agar pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata di kemudian hari,” tambah Joni.
Joni mengungkapkan, kegiatan penghijauan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, tetapi juga sejalan dengan arahan holding dalam mendukung konsep Green Port serta upaya menuju pencapaian target Net Zero Emission, khususnya di Kabupaten Karimun.
“Sebagai bentuk tanggung jawab kami, di mana PT Pelindo tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, namun tetap peduli dan memastikan bahwa setiap aktivitas perusahaan harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.
Penanaman pohon di kawasan publik tersebut kata Joni, tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Keberhasilan program penghijauan sangat bergantung pada perawatan setelah penanaman, seperti penyiraman, pemupukan, pemangkasan, serta pemantauan pertumbuhan tanaman.
“Dengan perawatan yang berkelanjutan, keberadaan ratusan pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari menambah ruang hijau, memperindah kawasan Coastal Area, membantu menciptakan lingkungan yang lebih teduh, hingga mendukung kualitas lingkungan perkotaan,” pungkasnya.
Kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah ini masih kata Joni, juga menunjukkan upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Program TJSL diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi menghasilkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis






























