WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau ANTM diprediksi bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 14 September 2026. Pergerakan harga masih berpeluang mengalami tekanan sebelum kembali menguat.
Prediksi tersebut disampaikan Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, dalam analisis yang dikutip Investor Daily. Ia memetakan sejumlah level support dan resistance yang dapat menjadi acuan investor dalam mencermati pergerakan harga emas Antam.
Support dan Resistance Emas Antam
Berdasarkan analisis tersebut, apabila harga emas Antam mengalami koreksi, level support pertama berada di Rp2.614.000 per gram. Jika tekanan jual berlanjut, harga berpotensi menuju support kedua Rp2.500.000 per gram.
Sementara itu, peluang penguatan tetap terbuka. Level resistance pertama berada di Rp2.654.000 per gram, sedangkan resistance berikutnya diproyeksikan mencapai Rp2.754.000 per gram.
Dengan demikian, pergerakan emas Antam pada awal pekan diperkirakan masih menghadapi tarik-menarik antara tekanan koreksi dan peluang rebound.
Harga Terakhir Emas Antam
Sebelumnya, harga emas Antam tercatat mengalami penurunan. Pada perdagangan Jumat, 11 September 2026, harga emas Antam turun Rp25.000 menjadi Rp2.600.000 per gram.
Harga tersebut masih sekitar 16,6 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang mencapai Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Meski berada di bawah rekor, harga emas Antam masih mencatat kenaikan sekitar 6,1 persen dibandingkan posisi awal 2026, ketika harga berada di level Rp2.488.000 per gram.
Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun Rp25.000 menjadi Rp2.450.000 per gram pada Jumat (11/9/2026).
Data Harga Emas Antam
| Indikator | Harga/Level |
|---|---|
| Harga Antam terakhir | Rp2.600.000/gram |
| Buyback terakhir | Rp2.450.000/gram |
| Support 1 | Rp2.614.000/gram |
| Support 2 | Rp2.500.000/gram |
| Resistance 1 | Rp2.654.000/gram |
| Resistance 2 | Rp2.754.000/gram |
| Rekor tertinggi 2026 | Rp3.168.000/gram |
| Rekor tertinggi terjadi | 29 Januari 2026 |
Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor pasar, termasuk dinamika harga emas dunia, kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, serta pergerakan nilai tukar.
Karena itu, level support dan resistance tersebut merupakan proyeksi, sehingga harga emas Antam pada perdagangan Senin (14/9/2026) tetap dapat bergerak berbeda mengikuti kondisi pasar.
Bagi investor, perbedaan antara harga jual dan harga buyback juga perlu diperhitungkan sebelum melakukan transaksi karena dapat memengaruhi potensi keuntungan investasi emas. (*)
Sumber : Investor Id



























