WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Kemarau berkepanjangan yang melanda Desa Lancang Kuning berdampak pada krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Gemilang bergerak cepat menyalurkan bantuan air ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.
Pengawas BUMDes Jaya Gemilang Desa Lancang Kuning, Alex, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.
“Ini adalah inisiatif kami sebagai bentuk kepedulian atas kemarau yang berkepanjangan,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa musim kemarau kali ini memberikan dampak signifikan bagi warga. Bahkan, menurutnya, baru kali ini terjadi kemarau yang menyebabkan krisis air di Desa Lancang Kuning.
BACA JUGA P3K dan Pegawai Paruh Waktu di Karimun Terancam Dipecat
Alex mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan sekitar 15 ton air bersih kepada warga.
“Meskipun masih ada beberapa wilayah yang belum terdampak, bantuan air yang telah disalurkan sekitar 15 ton ini masih belum mencukupi untuk seluruh warga yang membutuhkan,” jelas Alex.
Alex menambahkan, ke depan Pemerintah Desa Lancang Kuning akan terus berupaya menyalurkan bantuan air secara bertahap ke rumah-rumah warga yang terdampak.
Aksi cepat BUMDes ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Meski bersifat sementara, bantuan air tersebut dinilai sangat membantu kebutuhan sehari-hari warga.
Salah seorang warga, Mirpa, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar bantuan tersebut terus berlanjut.
“Semoga bantuan ini menjadi berkah dan ladang amal, serta bisa terus berjalan untuk membantu warga,” tuturnya. (agus)






























