Home Riau Provinsi Riau Peringkat Dua Nasional Kerukunan Umat Beragama, Selisih Tipis dari NTT

Provinsi Riau Peringkat Dua Nasional Kerukunan Umat Beragama, Selisih Tipis dari NTT

Provinsi Riau Peringkat Dua Nasional Kerukunan Umat Beragama
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Bobby Rachmat.
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

RIAU – Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan data infografis yang dirilis oleh GoodStats melalui media sosial pada Kamis (16/4/2026), Bumi Lancang Kuning menempati posisi kedua sebagai provinsi dengan tingkat kerukunan antarumat beragama tertinggi di Indonesia.

Dalam pemeringkatan tersebut, Riau hanya terpaut tipis 0,02 poin dari posisi pertama yang ditempati Nusa Tenggara Timur. Selisih yang sangat kecil ini mencerminkan tingginya tingkat toleransi dan keharmonisan di wilayah tersebut.

Secara rinci, indeks kerukunan antarumat beragama menempatkan Nusa Tenggara Timur di posisi puncak dengan skor 84,25, disusul Riau dengan nilai 84,23. Posisi berikutnya ditempati Kepulauan Riau dengan skor 82,21, kemudian Bali (81,77), dan Sulawesi Utara (81,33).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Bobby Rachmat, membenarkan capaian tersebut. Ia menyebut posisi kedua nasional ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.

“Riau berada di peringkat kedua provinsi paling rukun antarumat beragama. Ini berkat kerja sama yang baik antara Pemprov Riau melalui FKUB dan para tokoh agama,” ujarnya di Pekanbaru.

Menurut Bobby, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang selama ini menjadi wadah komunikasi lintas agama di Riau. FKUB dinilai mampu menjembatani berbagai perbedaan sehingga tercipta suasana yang kondusif.

BACA JUGA Pemerintah Tegaskan Status Hukum Taman Nasional Tesso Nilo Riau Sudah Final dan Sesuai Prosedur

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga keharmonisan menjadi faktor penting. Masyarakat Riau dinilai memiliki komitmen kuat untuk hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.

Keberagaman suku dan agama di Riau, lanjutnya, justru menjadi kekuatan dalam memperkokoh persatuan. Melalui pendekatan humanis, seluruh elemen masyarakat mampu menjaga stabilitas dan kedamaian.

Pemerintah bersama FKUB juga terus menggencarkan berbagai program, mulai dari dialog lintas agama hingga kegiatan sosial bersama, guna memperkuat toleransi dan moderasi beragama.

Dengan capaian ini, Pemerintah Provinsi Riau optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan indeks kerukunan di masa mendatang. Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat diyakini tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni di Bumi Lancang Kuning. (*)

Sumber : MediaCenter
Kiriman : Efridel

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp