Dedy Suwadha
Home Lingga PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA dan Lomba Vlog Jelang Hari Posyandu Nasional...

PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA dan Lomba Vlog Jelang Hari Posyandu Nasional 2026

PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA dan Lomba Vlog Jelang Hari Posyandu Nasional 2026
PKK Lingga Matangkan Kampung CERIA dan Lomba Vlog Jelang Hari Posyandu Nasional 2026
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

LINGGA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lingga menggelar rapat terkait pembentukan Kampung CERIA dan Lomba Vlog TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, yang disejalankan dengan rapat persiapan Semarak Hari Posyandu Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga pada Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat TP PKK Provinsi Kepulauan Riau Nomor: 094/Skr/PKK.Kcpri/IV/2026 tentang Lomba Vlog dan Kampung CERIA, yang mana merupakan bagian dari gerakan bersama penguatan pelayanan dasar di Daerah.

Rapat dihadiri secara virtual oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lingga sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lingga, Ny. Maratusholiha Nizar, Kepala Desa Tanjung Harapan, serta Camat/perwakilan kecamatan se-Kabupaten Lingga.

Sementara itu, turut hadir secara langsung Ketua Bidang Pokja l TP PKK Kabupaten Lingga Ny. Hj. Feby Sarianty, Kepala Dinas Perkim, Kasatpol PP, Kepala Dinas Sosial dan PPPA, Kepala Barenlitbang, Kepala BPBD, Camat Lingga, perwakilan dinas terkait, Sekretaris DPMD selaku Wakil Sekretaris I TP Posyandu, Sekretaris TP PKK selaku Wakil Sekretaris II TP Posyandu, para Ketua Bidang, Ketua Pokja beserta anggota TP Posyandu, Kepala Desa Resun, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP Posyandu dan Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Ny. Maratusholiha Nizar, menekankan pentingnya peran seluruh unsur pendukung, terutama di tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa, dalam menyukseskan beberapa agenda utama, yaitu pelaksanaan Pelayanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) secara serentak pada 29 April 2026 dalam rangka Hari Posyandu Nasional, Lomba Vlog PKK, serta pengembangan Kampung CERIA.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi dan komitmen kita bersama. Saya mengajak seluruh jajaran, mulai dari Kecamatan, Kelurahan hingga Desa, untuk aktif berpartisipasi dan berinovasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Ny. Maratusholiha Nizar.

BACA JUGA Wakil Bupati dan Ketua POKJA 1 TP PKK Lingga Kunjungi PAUD Desa Tanjung Kelit

Ia juga menambahkan bahwa transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) harus terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor dan peningkatan partisipasi masyarakat, sebagai bagian dari upaya menjadikan Posyandu wadah pelayanan yang lebih optimal dan terintegrasi dalam memenuhi enam SPM.

Tim Pembina Posyandu, perangkat daerah terkait, serta para pengurus dan kader Posyandu diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan, termasuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat.

Didalam kegiatan ini turut membahas rangkaian teknis terkait Lomba Vlog yang akan melibatkan langsung kader Posyandu Kelurahan/Desa nantinya, baik dari persiapan, pelaksanaan kegiatan, publikasi pelaksanaan kegiatan, hingga ke tahap melaporkan pelaksanaan kegiatan pembinaan Posyandu secara berjenjang melalui Tim Pembina Posyandu.

Ini sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi nasional serta dokumentasi praktik baik dalam penguatan Posyandu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ini juga diharapkan agar dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Posyandu sebagai bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan dalam memberikan pelayanan dasar yang berkelanjutan, inklusif, dan berkualitas kepada masyarakat.

Kemudian, dalam rapat juga membahas terkait kesiapan terkait pembentukan Kampung CERIA, yang menjadi titik lokus proyek Kampung CERIA sendiri yakni, di Desa Resun dan Desa Tanjung Harapan.

Kampung CERIA merupakan gerakan terpadu pembinaan keluarga berbasis komunitas dalam menjawab sejumlah isu penting yang masih perlu mendapat perhatian serius. Mulai dari stunting, penyalahgunaan narkoba, trafficking, pinjaman online ilegal, sanitasi lingkungan, hingga minimnya literasi digital keluarga.(*)

Editor : Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026