Home Karimun PLN Tambah Mesin PLTD, Pasokan Listrik Karimun Diprioritaskan Tetap Stabil 24 Jam

PLN Tambah Mesin PLTD, Pasokan Listrik Karimun Diprioritaskan Tetap Stabil 24 Jam

Ketersediaan listrik yang stabil masih menjadi prioritas utama di Kabupaten Karimun. Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menegaskan, penggunaan energi hijau (green energy) belum sepenuhnya cocok diterapkan di wilayah kepulauan seperti Karimun.(Foto: Junizar)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Ketersediaan listrik yang stabil masih menjadi prioritas utama di Kabupaten Karimun. Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menegaskan, penggunaan energi hijau (green energy) belum sepenuhnya cocok diterapkan di wilayah kepulauan seperti Karimun.

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah keterbatasan pasokan energi terbarukan yang belum mampu menyediakan listrik secara konsisten selama 24 jam.

“Untuk daerah kepulauan, green energy masih menyulitkan. Misalnya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), hanya optimal di siang hari. Sementara kita membutuhkan listrik yang stabil sepanjang waktu, sehingga perlu sistem penyimpanan energi yang besar,” jelas Hadi.

Sebagai solusi jangka pendek, PLN tetap mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Setelah penambahan mesin berkapasitas 5 MW pada tahun lalu, tahun ini PLN kembali menambah mesin PLTD untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Karimun.

“Saat ini, Karimun masih membutuhkan tambahan daya sekitar 3 MW untuk menjaga keandalan pasokan Listrik,” katanya.

Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Karimun berdampak pada meningkatnya konsumsi listrik setiap tahun. Dimana, pada tahun 2025 lalu, beban puncak sekitar 33 MW, sementara tahun 2026 ini meningkat menjadi 35 MW.

Dengan kapasitas pembangkit yang masih terbatas, kata Hadi, risiko gangguan listrik atau bahkan pemadaman (blackout) tetap ada jika tidak dilakukan penambahan daya.

“Meskipun saat ini PLTD masih menjadi pilihan utama, upaya menuju energi bersih tidak sepenuhnya ditinggalkan. Namun, implementasinya di wilayah kepulauan membutuhkan teknologi pendukung yang lebih matang, seperti sistem penyimpanan energi (baterai) dalam skala besar,” ungkap Hadi.

PLN menegaskan, langkah penambahan pembangkit ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dan sektor industri tetap mendapatkan pasokan listrik yang stabil.

“Penambahan pembangkit ini menjadi solusi untuk mencegah gangguan dan menjaga keandalan listrik di Karimun,” pungkasnya.

Penulis: Junizar

Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026