Home Karimun Pesan Wagub Nyanyang: BUMD Karimun Harus Inovatif dan Profesional Demi Tingkatkan PAD

Pesan Wagub Nyanyang: BUMD Karimun Harus Inovatif dan Profesional Demi Tingkatkan PAD

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menekankan pentingnya penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini.(Foto: Junizar)
Grand Mercure Batam

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamuramenekankan pentingnya penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini.

‎Hal tersebut disampaikan Nyanyang saat memberikan pandangan terkait pengelolaan BUMD di Kabupaten Karimun, Sabtu (9/5/2026).

‎Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau saat ini tengah fokus membangun tata kelola BUMD yang profesional, inklusif dan akuntabel agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

‎“BUMD harus mampu menjadi penggerak perekonomian sekaligus sumber utama PAD. Karena itu pengelolaannya harus profesional dan adaptif menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” ujar Nyanyang.

‎Ia menilai, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Karimun perlu terus berinovasi dan menerapkan pola manajemen layaknya perusahaan swasta, termasuk memperkuat jiwa kewirausahaan dalam pengelolaannya.

‎“Manajemennya harus lebih modern dan memiliki semangat entrepreneurship agar BUMD bisa berkembang dan bersaing,” katanya.

‎Selain itu, Nyanyang juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar BUMD, guna menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan daerah.

‎Ia membuka peluang adanya kerja sama antara BUMD milik Pemerintah Kabupaten Karimun dengan BUMD Pemerintah Provinsi Kepri di masa mendatang.

‎“Korelasi dan kerja sama antar-BUMD itu penting. Ke depan sangat memungkinkan adanya sinergi antara BUMD Pemkab Karimun dengan BUMD Pemprov Kepri,” ungkapnya.

‎Terkait kemungkinan pembentukan BUMD baru milik Pemprov Kepri di Karimun, Nyanyang menyebut hingga saat ini belum ada rencana khusus.

Namun, pihaknya tengah mempelajari kemungkinan hibah aset pelabuhan milik Pemprov Kepri untuk diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.

‎”Langkah ini dinilai dapat menjadi salah satu upaya memperkuat pengelolaan aset daerah dan mendorong peningkatan PAD di Kabupaten Karimun,” pungkasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL