KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Tanjung Batu.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membantu pembiayaan pendidikan dokter spesialis guna mengatasi kekurangan tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Karimun, dr. Soerjadi, menjelaskan bahwa, program ini menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah. Sebanyak lima dokter akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan spesialis dari Pemkab Karimun dan Pemprov Kepri.
“Setelah menyelesaikan pendidikan spesialisnya nanti, empat dokter akan ditempatkan di RSUD Tanjung Batu dan satu dokter di RSUD Muhammad Sani,” jelasnya, Kamis (7/5/2026).
Menurut Soerjadi, para dokter yang akan menerima bantuan harus mengikuti proses seleksi, baik dari Pemerintah Kabupaten Karimun maupun dari universitas tempat mereka melanjutkan pendidikan. Setiap dokter nantinya akan memperoleh bantuan biaya pendidikan sebesar Rp200 juta per tahun selama menjalani pendidikan spesialis.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah Kundur dan sekitarnya yang masih membutuhkan tambahan tenaga dokter spesialis,” terang Soerjadi.
“Selain fokus pada peningkatan sumber daya manusia, pemerintah juga akan melakukan rehabilitasi fasilitas di RSUD Tanjung Batu. Perbaikan akan difokuskan pada ruang rawat inap agar memenuhi standar Kamar Rawat Inap Standar (KRIS),” tambah Soerjadi.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, RSUD Tanjung Batu ditargetkan naik status dari rumah sakit pratama menjadi RSUD tipe C pada tahun depan. Peningkatan status ini nantinya akan membuka layanan kesehatan yang lebih lengkap sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
“Langkah kolaborasi antara Pemkab Karimun dan Pemprov Kepri ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan daerah, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang lebih baik dan merata,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis
































