
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kabupaten Karimun mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan (Year on Year/y-on-y) terendah di Provinsi Kepulauan Riau, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) periode Juli 2026.
Data BPS menunjukkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau berada di angka 112,89 dengan tingkat inflasi tahunan sebesar 4,24 persen.
Sementara itu, Kabupaten Karimun mencatat IHK 109,55 dengan inflasi 2,95 persen, menjadi yang terendah di antara seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Atas capaian tersebut, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun atas keberhasilannya menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karimun. Secara keseluruhan, kondisi IHK di Provinsi Kepri masih stabil dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali,” ujar Nyanyang, Selasa (4/8/2026).
Menurut Nyanyang, stabilitas harga tidak hanya dipengaruhi oleh pengendalian harga pangan, tetapi juga oleh peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di setiap kabupaten dan kota yang terus melakukan koordinasi dalam menjaga pasokan dan distribusi barang.
Ia menegaskan bahwa, pengendalian inflasi harus memperhatikan keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
“Yang perlu diingat, menjaga stabilitas harga harus dilihat dari dua sisi. Kita harus menjaga daya beli masyarakat, memastikan biaya hidup tetap terkendali, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta menjaga stabilitas pembiayaan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, dan TPID yang telah bekerja sama menjaga stabilitas harga di Kabupaten Karimun.
“Kestabilan harga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.
“Stabilitas harga menjadi penentu keberlangsungan aktivitas ekonomi di daerah. Karena itu, kondisi ini harus terus kita jaga dan dipantau secara berkelanjutan,” tambah Bupati.
Meski Karimun saat ini menjadi daerah dengan inflasi terendah di Kepulauan Riau, Iskandarsyah menegaskan pemerintah daerah tidak akan berpuas diri.
“Berbagai langkah antisipatif akan terus dilakukan, mulai dari memperkuat koordinasi antarinstansi, mengawasi distribusi barang, mengendalikan harga komoditas strategis, hingga memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga,” jelas Bupati.
Pihaknya juga akan terus memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan distribusi, mengendalikan komoditas strategis, serta memantau pasokan agar stabilitas harga tetap terjaga.
Ia berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan sehingga mampu menciptakan iklim ekonomi yang sehat, meningkatkan kepercayaan investor.
“Sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat Kabupaten Karimun,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis























