Home Berita Utama Bupati Bintan dan Wakil Hadiri Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa...

Bupati Bintan dan Wakil Hadiri Pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa Kepri

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional ( ABPEDNAS ) dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepri
Penguatan program tersebut disampaikan dalam kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional ( ABPEDNAS ) dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepri
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN — Kejaksaan memperkuat Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) untuk mengawal pelaksanaan program prioritas nasional di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Jaga Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Jaga Indonesia Pintar. Penguatan program tersebut disampaikan dalam kegiatan Optimalisasi Jaga Desa serta Pengukuhan DPD-DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional ( ABPEDNAS ) dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepri yang digelar di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan itu dihadiri Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani. Turut hadir Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti dan Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika, serta jajaran pemerintah daerah, Kejaksaan, pengurus ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan perwakilan pemerintahan desa se-Kepri.

Program Jaga Desa tidak hanya diarahkan untuk mengawal pengelolaan dana desa, tetapi juga memastikan berbagai program pemerintah yang dilaksanakan di tingkat desa berjalan transparan, akuntabel, tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

Melalui penguatan tersebut, Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar menjadi bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan agar program prioritas nasional dapat dilaksanakan secara optimal serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

JAM-Intel Kejagung RI Reda Manthovani menegaskan, Jaga Desa mengedepankan pendekatan pencegahan dan pendampingan, bukan semata-mata pengawasan.

“Jaga Desa bukan hanya untuk mengawasi, tetapi memastikan program pemerintah berjalan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Reda.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menilai desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap program pemerintah yang masuk ke desa harus dikelola secara baik, transparan dan tepat sasaran. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan melalui Program Jaga Desa dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan.

“Setiap program yang masuk ke desa harus dikelola dengan baik, transparan dan tepat sasaran. Kita menyambut baik sinergi bersama Kejaksaan melalui Jaga Desa, termasuk dalam mengawal program MBG dan Indonesia Pintar,” kata Ansar.

Penguatan Jaga Desa di Kepri diharapkan mampu meningkatkan tata kelola pemerintahan desa sekaligus memastikan program prioritas nasional yang menyentuh langsung masyarakat dapat terlaksana secara efektif, transparan dan memberikan manfaat yang optimal. (*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri