Home Berita Utama Tanjungpinang Jadi Persinggahan Sail 2 Indonesia, Raja Ariza Ajak Yachter Nikmati Wisata...

Tanjungpinang Jadi Persinggahan Sail 2 Indonesia, Raja Ariza Ajak Yachter Nikmati Wisata Melayu

Tanjungpinang Jadi Persinggahan Sail 2 Indonesia
Tanjungpinang Jadi Persinggahan Sail 2 Indonesia, Raja Ariza Ajak Yachter Nikmati Wisata Melayu.
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyambut kedatangan 12 yacht dari berbagai negara peserta Sail 2 Indonesia 2026 yang singgah di perairan Kota Tanjungpinang. Penyambutan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata bahari, budaya Melayu, dan keramahan masyarakat setempat kepada wisatawan mancanegara.

Penyambutan para yachter atau pelaut wisata tersebut berlangsung dalam suasana hangat melalui jamuan makan malam di Restoran Hotel Melin, Selasa (28/10/2026) malam.

Sebanyak 12 yacht yang mengikuti rangkaian pelayaran Sail 2 Indonesia 2026 itu berasal dari sejumlah negara, di antaranya Australia, Amerika Serikat, Prancis, dan Madagaskar.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyampaikan apresiasi atas kunjungan para peserta yang telah menjadikan Tanjungpinang sebagai salah satu persinggahan dalam perjalanan wisata bahari mereka di Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Sail 2 Indonesia. Kehadiran 12 yacht yang bersandar di perairan Kampung Bugis ini menjadi salah satu kebanggaan bagi kami sekaligus momentum untuk mempromosikan potensi wisata bahari, budaya Melayu, dan keramahan masyarakat Tanjungpinang kepada dunia,” ujar Ariza.

Menurutnya, kunjungan wisatawan melalui jalur laut menunjukkan bahwa Tanjungpinang memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari yang menarik bagi wisatawan internasional.

Karena itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui peningkatan infrastruktur dermaga, kebersihan kawasan pesisir, serta promosi destinasi unggulan daerah.

Salah satu destinasi yang terus didorong pengembangannya adalah Pulau Penyengat, yang memiliki nilai sejarah dan budaya Melayu serta menjadi kebanggaan masyarakat Tanjungpinang.

“Event seperti ini sejalan dengan visi kami menjadikan Tanjungpinang sebagai kota wisata yang berdaya saing. Kami berharap para yachter betah, sambil menikmati kuliner terbaik Tanjungpinang dan menjadi duta wisata yang menceritakan keindahan Tanjungpinang saat kembali ke negaranya,” tambahnya.

Yachter Rasakan Keramahan Masyarakat Indonesia

Sementara itu, perwakilan panitia Sail 2 Indonesia, Pierre Nove Joserand, mengatakan persinggahan di Tanjungpinang memiliki makna istimewa bagi para peserta. Kunjungan tersebut menjadi bagian akhir perjalanan mereka setelah lebih dari tiga bulan menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia.

Ia mengungkapkan, perjalanan selama berada di Indonesia memberikan pengalaman berharga, mulai dari menikmati keindahan pulau-pulau, mengenal tradisi setempat, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Saat tiba di Indonesia, kami tahu bahwa kami akan menemukan sebuah negara yang indah. Kami telah menjelajahi berbagai pulau, mengenal tradisi, dan bertemu dengan orang-orang yang begitu memikat. Namun yang terpenting, kami telah bertemu dengan masyarakat Indonesia,” ungkap Pierre.

Menurutnya, keramahan masyarakat menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama perjalanan. Di berbagai daerah yang dikunjungi, para peserta selalu mendapatkan sambutan hangat, senyuman, serta kebaikan dari masyarakat setempat.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan seluruh pihak yang telah menyambut rombongan Sail 2 Indonesia.

“Terima kasih atas penyambutan yang luar biasa malam ini. Perjalanan ini sungguh istimewa bagi kami. Meskipun kami berasal dari beberapa negara, selama di Indonesia, kami merasa seperti berada di negara dan rumah sendiri. Saya mewakili teman-teman semua mengucapkan terima kasih,” tuturnya.

Tari Joget Dangkong Perkenalkan Budaya Melayu

Penyambutan peserta Sail 2 Indonesia 2026 juga dimeriahkan dengan tari persembahan dan jamuan kuliner khas Tanjungpinang.

Para peserta yacht tampak antusias menyaksikan pertunjukan tari tradisional joget dangkong yang kental dengan nuansa budaya Melayu.

Pertunjukan tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi lokal kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap kunjungan kapal wisata internasional dapat memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata, pelaku usaha kuliner, serta sektor ekonomi kreatif.

Kehadiran peserta Sail 2 Indonesia 2026 juga diharapkan memperluas pengenalan Tanjungpinang di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan budaya Melayu di Kepulauan Riau. (*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri