
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sebanyak 98 kandidat mengikuti tahapan wawancara seleksi Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Batch III Tahun 2026 di Perumda Tirta Mulia Karimun, Jumat (6/11/2026).
Dari puluhan kandidat tersebut, hanya 22 peserta yang akan diterima untuk mengikuti program magang di perusahaan daerah tersebut.
“Wawancara seleksi tersebut sebagai bagian dari proses rekrutmen setelah Perumda Tirta Mulia Karimun terverifikasi sebagai salah satu perusahaan penyelenggara program pemagangan yang difasilitasi Kemnaker RI,” terang Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan.
Ia mengungkapkan, pihaknya terlebih dahulu mengoptimalkan kesempatan bagi putra-putri daerah, khususnya yang berasal dari Kabupaten Karimun.
Meski demikian, proses seleksi tetap mengedepankan kesesuaian latar belakang pendidikan, kompetensi, dan kualifikasi kandidat dengan kebutuhan masing-masing bidang pekerjaan.
“Proses penerimaan juga tetap mempertimbangkan kesesuaian latar belakang pendidikan, kompetensi, dan kualifikasi calon peserta dengan kebutuhan masing-masing bidang pekerjaan,” ungkap Ferry.
Program tersebut kata Ferry, membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja langsung sekaligus mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
“Sebanyak 22 posisi magang yang tersedia terbagi dalam lima bidang pekerjaan, yakni Mekanikal Perpompaan dan Mesin sebanyak 5 orang, Elektrikal 5 orang, Produksi dan Kualitas Air 5 orang, Staf Administrasi Umum dan Keuangan 4 orang, serta Staf Teknologi Informasi (IT) sebanyak 3 orang,” beber Ferry.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 105 orang hingga penutupan pendaftaran pada 4 November 2026.
“Setelah 7 orang mengundurkan diri, sebanyak 98 kandidat melanjutkan proses seleksi,” imbuhnya.
Wawancara masih kata Ferry, dilakukan melalui dua metode, yakni tatap muka dan daring. Sebanyak 25 kandidat mengikuti wawancara secara langsung, sementara kandidat lainnya menjalani proses seleksi secara daring.
Menariknya, peserta program tidak hanya berasal dari Kabupaten Karimun dan wilayah Kepulauan Riau, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Bali, Jakarta, dan sejumlah daerah di Pulau Jawa.
“Kesesuaian tersebut penting agar peserta yang diterima memiliki dasar keilmuan yang relevan dengan pekerjaan yang akan dipelajari selama menjalani program magang,” imbuhnya.
Ia menyebut, salah satu contohnya adalah bidang Produksi dan Kualitas Air, yang membutuhkan kandidat dengan latar belakang pendidikan Teknik Kimia Industri. Bidang tersebut berkaitan erat dengan proses pengolahan air, pengendalian produksi, serta pengawasan kualitas air.
“Contohnya untuk posisi Produksi dan Kualitas Air yang membutuhkan kandidat dengan latar belakang pendidikan Teknik Kimia Industri, mengingat bidang ini berkaitan erat dengan proses pengolahan air, pengendalian proses produksi, serta pengawasan kualitas mutu air,” tutur Ferry.
Ferry menjelaskan, program pemagangan ini diharapkan memberikan manfaat bagi peserta maupun perusahaan.
“Bagi peserta, program tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan keterampilan, serta meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuan,” katanya.
Sementara bagi perusahaan, menurut Ferry, kehadiran peserta magang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.
“Bagi peserta, program ini menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mengembangkan keterampilan, serta meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuannya. Bagi kami, kehadiran peserta magang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.
Ia berharap program pemagangan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda, tetapi juga mampu mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Perumda Tirta Mulia Karimun.
“Kami ingin program ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Perumda Tirta Mulia Karimun, sehingga ke depan semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan air bersih yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Karimun,” harap Ferry.
Keikutsertaan Perumda Tirta Mulia Karimun dalam Program Pemagangan Kemnaker RI Batch III Tahun 2026, lanjut Ferry, merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.
Melalui program ini, Perumda Tirta Mulia Karimun turut membuka ruang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman profesional sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Di sisi lain, program pemagangan juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme, dan mendukung peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Karimun,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























