
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Olva Sari Marlina, resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Karimun periode 2026–2031 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) III Fatayat NU Kabupaten Karimun tahun 2026, Sabtu (7/11/2026).
Konfercab yang berlangsung di Aula Masjid Agung Karimun tersebut, menjadi momentum penting bagi organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah program kerja lima tahun ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Kepulauan Riau, Rofi’atusa’da, Sekretaris PW Fatayat NU Kepri Diah Rachmawati, Ketua PC NU Kabupaten Karimun Ferry Budiaji, serta sejumlah badan otonom (Banom) NU, di antaranya Muslimat NU, GP Ansor, Banser, PMII, dan Pagar Nusa.
Usai terpilih, Olva Sari Marlina mengungkapkan, kepengurusan baru yang terdiri dari 36 orang siap membawa semangat baru dalam mengembangkan organisasi dan memperluas kontribusi Fatayat NU bagi masyarakat Kabupaten Karimun.
Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan muda akan menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan periode 2026-2031. Hal tersebut diwujudkan melalui penguatan kaderisasi, peningkatan kualitas kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.
“Program kami ke depan terfokus pada penguatan peran perempuan muda, kemandirian, serta respons terhadap isu-isu sosial dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak,” ungkap Olva.
Ia menjelaskan, Fatayat NU Karimun juga akan mengembangkan sejumlah bidang strategis, meliputi pendidikan, dakwah dan keagamaan, kemandirian ekonomi, serta penguatan media informasi, penelitian, dan pengembangan organisasi.
“Perempuan muda perlu memiliki kapasitas, wawasan, dan keterampilan yang memadai agar mampu berperan aktif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah Masyarakat,” katanya.
Terlebih menurutnya, di era digitalisasi, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
“Anggota PC Fatayat NU Karimun juga harus melek teknologi yang tepat guna sehingga kita bisa menyesuaikan diri dengan kemajuan era digitalisasi saat ini,” jelasnya.
Selain fokus pada pemberdayaan perempuan, kepengurusan baru Fatayat NU Karimun juga berkomitmen memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan sedekah dan aksi kemanusiaan.
“Salah satu program yang akan didorong adalah kegiatan Jumat Berkah dengan mengajak masyarakat untuk berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan. Pelaksanaannya direncanakan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),” pungkasnya.
“Seperti contoh kegiatan Jumat Berkah. Kami juga akan berperan aktif mengajak masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki guna bersedekah, karena manfaat dari sedekah ini sangat banyak,” tambah Olva.
Melalui berbagai program tersebut, Olva berharap PC Fatayat NU Kabupaten Karimun dapat semakin berkembang menjadi organisasi perempuan yang mandiri, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat memperkuat peran strategis perempuan muda, tidak hanya dalam lingkungan organisasi, tetapi juga dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, keagamaan, serta perlindungan perempuan dan anak,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Fatayat NU Karimun diharapkan mampu melahirkan kader perempuan yang berdaya, berwawasan luas, melek teknologi.
“Sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























