Home Berita Utama Ditawari Jadi Honorer Pemda, Kini Terjerat Melayani ‎Pegawai Natuna

Ditawari Jadi Honorer Pemda, Kini Terjerat Melayani ‎Pegawai Natuna

Banner DPRD Batam 2026

Kisah Tragis Wanita Malam di Pulau Natuna (1)‎

‎
‎WARTAKEPRI.co.id – Wanita-wanita muda Belia Berparas cantik Kulit kuning Langsat yang ditipu oleh seseorang yang mengajak mereka bekerja di Natuna. Sesampainya di Pulau Natuna , malah ditinggalkan begitu saja tanpa ada penjelasan. Mereka kebanyakan dari Pontianak, Midai dan Serasan bahkan anak Natuna sendiri. Tak ada biaya makan lagi, membuat mereka rela bekerja di kafe malam untuk menyambung hidupnya.
Salah satunya di Kafe Batu Kapal dan Puak Kabupaten Natuna.
Melati (20), salah seorang korbannya saat ditemui WartaKepri.co.id  mengatakan, ia diajak seseorang dan dibujuk bekerja di Natuna untuk kerja  toko atau pun honor Pemda.
” Makanya orangtua saya mengizinkan. Tapi setelah saya sampai disini, kami malah ditelantarkan. Karena saya juga butuh biaya hidup, terpaksa saya berkerja di kafe ini. Ditanya malu, memang malu. Terpaksa saya jalankan ini dari pada saya meminta-minta kepada orang,” ujarnya kesal.
Melati beserta sahabat sahabat senasib dengannya Tinggal di Kontrakan di Bilangan Jalan Air Kolek Ranai Kab Natuna. Dari selepas magrib hingga dini hari pukul 02.30, Melati dan teman-temannya melayani tamu-tamu yang mampir minum di Kafe Batu Kapal dan di Air Lakon.
” Mereka hanya berharap ada tips (uang tambahan, red) dari tamunya. Dari hasil penjualannya, mereka juga dapat fee dari sang pengelola kafe jika kami merasa tertarik dengan tamu dan tamu itu mengajak kencan saya terima asalakan dengan bayaran cukup,” ucap Melati.
Banyak tamu tamu kami dari kalangan PNS ,atuna dengan sengaja ingin Karaoke-an kami siap melayani.
” Pemilik karoke pada umumnya sudah memegang nomor telepon jika di kafe dan karouke para tamu meminta di servis langsung di sms atau pun di telepon langsung pemilik karaoke,” terang Melati. (riky rinov)

WhasApp

Google News WartaKepri