Kini Kecelakaan Jalan Raya di Kepri akan Terjamin Perawatan di Rumah Sakit

BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Telah dilakukan penandatanganan Kesepakatan bersama Polda Kepri dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Rumah Sakit. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hatono, dalam siaran pers nya
Dir Lantas Polda Kepri Kombes Pol Edy Yudianto, mewakili Kapolda Kepri, bahwa kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk optimalisasi, penerapan, koordinasi manfaat penanganan dan pendataan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan penumpang umum di Kepri.
Tentu dengan kerjasama  antara Polda Kepri dengan dinas kesehatan provinsi, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Rumah Sakit, akan ‎memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan dan memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.
Dijelaskan Kombes Edy Yudianto, dengan kesepakatan ini maka pelayanan kecelakaan bagi pengendara di jalan raya akan bisa saling koordinasi antara pihak kepolisian dengan pihak rumah sakit serta pihak BPJS.
” Jumlah pengendara  bermotor sudah sangat banyak, dan ini tidak didukung jumlah ruas jalan raya yang masih kurang.  Ditambah, pengendara  kurang hati-hati dalam berkendara, dan ini dibuktikan dari tahun-ke tahun menunjukkan angka peningkatan jumlah kecelakaan dan korban yang semakin bertambah.
Selama tahun 2015 jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Kepri adalah 664 kasus sebagai berikut: luka ringan 657, luka berat 357 dan yang meninggal dunia 195 orang, dengan total kerugian Rp 3,028,050,000.
Namun sekarang dengan adanya kerja sama dengan BPJS maka masyarakat yang tidak dapat santunan dari PT. Jasa Raharja terkait kejadian Laka Tunggal, akan mendapat bantuan dari BPJS dengan persyaratan yang sudah ditentukan yaitu menjadi anggota BPJS.
Selain itu dengan adanya MoU ini dinas provinsi juga turut bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan atas kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit se-provinsi Kepri, dan melakukan koordinasi, Monitoring serta evaluasi terhadap pelayanan kesehatan menyangkut korban kecelakaan.
Dengan adanya MoU tentang optimalisasi penerapan koordinasi manfaat penanganan dan pendataan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan penumpang umum. Diharapakan penanganan laka lantas yang terjadi di provinsi Kepri dapat saling terintegrasi antar 6 Instansi tersebut sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat terlaksana secara terpadu dan maksimal.  (r/ded)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO